BNPB: Kesiapsiagaan Desa Kunci Mitigasi Bencana
- 26 Mar 2026 20:35 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan masyarakat. Salah satunya dimulai dari tingkat desa guna menghadapi berbagai potensi bencana di Indonesia.
Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Utomo, menyampaikan bahwa lebih dari 84.000 desa dan kelurahan di Indonesia, 63 persen diantaranya beresiko. Yakni, sekitar 53.000 di antaranya memiliki risiko bencana kategori sedang hingga tinggi.
"Kita tahu bahwa warga Indonesia yang terdiri dari 84.000 lebih desa, kelurahan, yang kita punya. Di seluruh Indonesia ada sekitar 53.000 desa yang mempunyai resiko tinggi, dan sedang ," kata Pangarso, Kamis, 26 Maret 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, termasuk dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Tujuannya, untuk memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi ancaman bencana seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, kebakaran, dan bencana lainnya.
"Menjadi harapan kami bersama termasuk Muhammadiyah Disaster Management Center MDMC. Bagaimana menguatkan 53.000 desa yang punya risiko bencana alam, baik gempa bumi, Tsunami, tanah longsor, kebakaran maupun bencana lainnya," ujarnya.
Pangarso menjelaskan, upaya yang dilakukan MDMC bersama relawan Muhammadiyah dimulai dari tingkat lokal dengan menggerakkan masyarakat. Khususnya keluarga, agar lebih tangguh terhadap risiko bencana di lingkungan sekitarnya.
Ia menambahkan, penguatan tersebut dilakukan melalui edukasi kesiapsiagaan. Termasuk pemahaman tentang prosedur evakuasi saat terjadi bencana di sekitar tempat tinggal.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mempersiapkan kebutuhan darurat secara mandiri. Seperti menyediakan tas siaga dan logistik keluarga sebagai langkah awal menghadapi situasi darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....