Orangtua Perlu Ajarkan Etika Anak saat Silaturahmi Lebaran
- 25 Mar 2026 10:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya- Momen Lebaran sering menjadi ajang silaturahmi keluarga yang hangat, namun juga bisa memicu kekhawatiran orangtua terkait perilaku anak saat berkunjung ke rumah saudara. Tidak jarang, anak yang sudah diberi arahan justru bertindak di luar ekspektasi, seperti berlari-larian di dalam rumah atau bermain hingga ke rumah tetangga.
Dilansir dari laman Parentalk.id, Certified Positive Discipline Parent, Damar Wahyu Wijayanti, membagikan sejumlah tips agar orangtua dapat mengajarkan etika kepada anak secara efektif saat momen silaturahmi. Pendekatan ini dinilai penting untuk membentuk kebiasaan baik sejak dini.
Salah satu langkah awal adalah menjelaskan arti silaturahmi kepada anak, khususnya yang berusia sekitar tujuh tahun. Pada usia ini, anak sudah mulai mampu memahami konteks hubungan sosial, sehingga orangtua dapat menjelaskan tujuan, makna, serta adab yang perlu dijaga saat berkunjung ke rumah orang lain.
Selain itu, orangtua juga perlu mengingatkan anak secara berkala. Penyampaian aturan tidak cukup dilakukan sekali, melainkan perlu diulang dengan cara yang lembut dan tidak memerintah. Hal ini bertujuan agar anak lebih mudah memahami dan menginternalisasi nilai-nilai etika tersebut.
Aspek lain yang tak kalah penting adalah mengajarkan anak untuk menghargai makanan yang disajikan tuan rumah. Anak perlu dibiasakan untuk menghabiskan makanan yang telah diambil sebelum mengambil yang lain, sebagai bentuk penghormatan dan sikap disiplin.
Damar menegaskan bahwa semua pembelajaran etika tersebut sebaiknya dimulai dari rumah. Orangtua perlu konsisten menerapkan aturan sehari-hari agar anak terbiasa berperilaku sopan, serta menjadi teladan langsung dalam bersikap. Dengan demikian, anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan etika saat bersilaturahmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....