Tambahan Modal Jamkrida Diperlukan Perkuat Pembiayaan UMKM
- 09 Mar 2026 19:46 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kemudahan pembiayaan, menjadi salah satu faktor utama daam mendukung perkembangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Karena UMKM merupakan penopang perekonomian Jatim, dengan komposisi sebesar 60 persen.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Senin 9 Maret 2026, menjelaskan pentingnya penambahan modal bagi Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Saat Rapat Paripurna Jawaban Gubernur Jatim atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi.
“Ini perlu keroyokan semua pihak. Pemerintah pusat bekerja, pemerintah provinsi bekerja, pemerintah kabupaten kota bekerja,” jelasnya.
Salah satu ruang yang sebagian besar diisi dalam memberikan dukungan atau suport terhadap UMKM adalah pembiayaan, seperti kredit KUR maupun Bank Daerah. Namun menurut Emil, ada satu sisi yang tak kalah penting, yakni penjaminan kredit itu sendiri.
“Ini sebabnya, kalau ditanya apakah Jamkrida sudah optimal bekerja? ya boleh dibilang istilah OJK-nya sudah mentok. Karena gearing ratio itu sudah tidak bisa ditawar. Penjaminan itu bekerja, berdasarkan kapasitas modal,” terangnya.
Emil menegaskan, jika modal dioptimalkan dan dimaksimalkan, namun kinerjanya tidak baik, maka keuangan tidak sehat. Dan OJK menilai keuangan Jamkrida, masih dalam parameter yang sehat.
“Artinya, Jamkrida sudah memaksimalkan modal yang diberi, dan sudah menjaga bahwa itu masih dalam kondisi keuangan perusahaan yang sehat,” tegasnya.
Dan berdasarkan pertimbangan kemampuan fiskal, Jatim masih bisa memberikan tambahan modal sebesar Rp300 miliar bagi Jamkrida. Namun tidak akan diberikan secara langsung, tetapi bertahap.
“Kan tidak langsung diberikan, bertahap juga. Jadi kita akan melihat situasi, kebutuhan,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....