Bugar saat Puasa: Tips Sehat ala 'Lontong Balap'

  • 06 Mar 2026 19:09 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya : Memasuki bulan suci Ramadan, menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat menjalankan ibadah puasa menjadi perhatian utama masyarakat. Menanggapi hal tersebut, program siaran unggulan Lontong Balap Pro 4 RRI Surabaya edisi Jumat (6/3) hadir menemani pendengar dengan bahasan santai namun sarat ilmu bertajuk "Jaga Bugar Saat Puasa".

Suasana studio pagi tadi terasa sangat meriah dengan kehadiran formasi lengkap "Empat Srikandi" Pro 4, yaitu Ning Pur, Ning Bella, Ning Ami, dan Ning Uul. Keempat penyiar ini membedah berbagai tips praktis agar warga Surabaya tetap gercep (gerak cepat) dan tidak lemas meski sedang menahan lapar dan haus.

Dalam obrolan tersebut, Ning Pur menekankan pentingnya komposisi makanan saat sahur. Menurutnya, sahur bukan sekadar makan kenyang, melainkan tentang kualitas nutrisi yang dikonsumsi.

"Jangan cuma cari kenyang di awal, Rek. Kalau sahurnya kebanyakan karbohidrat olahan yang cepat serap, jam sepuluh pagi sudah ngantuk dan lapar lagi. Pilih yang seratnya tinggi," kata Ning Pur.

Ning Bella menambahkan bahwa hidrasi adalah kunci. Ia mengingatkan pola minum 2-4-2 (dua gelas saat buka, empat gelas malam hari, dan dua gelas saat sahur) agar tubuh tidak kekurangan cairan selama beraktivitas di bawah teriknya matahari Surabaya.

Banyak orang menganggap puasa adalah waktu untuk membatasi aktivitas fisik secara total. Namun, Ning Ami dan Ning Uul menepis mitos tersebut. Mereka menyarankan olahraga ringan tetap dilakukan untuk menjaga kelancaran sirkulasi darah.

Pilih Waktu yang Tepat: Lakukan olahraga 30 menit sebelum berbuka atau setelah shalat Tarawih.

Intensitas Rendah: Jalan santai atau peregangan ringan cukup untuk menjaga otot tidak kaku.

Istirahat Cukup: Ning Uul mengingatkan agar tidak begadang demi mengejar waktu sahur, karena kurang tidur justru memicu lemas yang luar biasa.

Keseruan siaran tidak hanya terjadi di dalam studio. Para pendengar setia Pro 4 dari berbagai penjuru Surabaya dan sekitarnya turut bergabung melalui telepon dan pesan singkat. Banyak dari mereka yang berbagi menu andalan buka puasa yang tetap sehat namun ekonomis.

Di akhir siaran, keempat penyiar berpesan agar warga Surabaya tetap menjalankan puasa dengan hati yang senang. Karena menurut mereka, bugar bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang mood yang positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....