Menikah Dengan Sahabat Tingkatkan Stabilitas Rumah Tangga

  • 27 Feb 2026 12:15 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Banyak orang meyakini bahwa cinta adalah fondasi utama pernikahan. Namun, sebuah penelitian terbaru justru mengungkap bahwa persahabatan dalam ikatan pernikahan memegang peranan yang lebih besar dalam menciptakan kebahagiaan dan stabilitas rumah tangga.

Temuan ini disampaikan oleh konselor pernikahan asal Surabaya, Dimas Andasena, dalam wawancara bersama Pro 1 pada Jumat, 27 Februari 2026. Dimas yang juga merupakan konsultan pernikahan Gereja Katolik di Surabaya merujuk pada riset dari National Bureau of Economic Research (NBER).

Studi tersebut dilakukan oleh dua peneliti, yakni John Helliwell dan Shawn Grover, yang menemukan adanya korelasi kuat antara kualitas persahabatan dengan tingkat kepuasan dalam pernikahan. Penelitian ini menyoroti bagaimana relasi yang dilandasi rasa persahabatan memberi dampak signifikan terhadap kebahagiaan hidup.

“Berdasarkan studi NBER, individu yang menganggap pasangannya sebagai ‘best friend’ melaporkan tingkat kepuasan hidup dan kepuasan pernikahan yang jauh lebih tinggi,” ujar Dimas saat diwawancarai. Ia menegaskan bahwa persahabatan dalam pernikahan bukan sekadar label, melainkan fondasi relasi yang sehat.

Lebih lanjut, penelitian tersebut menunjukkan bahwa efek kebahagiaan dari pernikahan hampir dua kali lebih besar dirasakan oleh pasangan yang memiliki ikatan persahabatan kuat. Artinya, kebahagiaan bukan semata-mata berasal dari status menikah, tetapi dari kualitas interaksi yang hangat dan setara.

Menurut Dimas, persahabatan dalam pernikahan memiliki ciri khas tersendiri. “Biasanya ditandai oleh kepercayaan, komunikasi yang terbuka, penerimaan terhadap karakter asli pasangan, serta kenyamanan menjadi diri sendiri,” ujarnya.

Faktor-faktor ini membuat pasangan lebih tangguh saat menghadapi konflik maupun tekanan hidup. Meski demikian, ia mengingatkan agar temuan ini tidak ditafsirkan secara berlebihan.

“Para peneliti tidak menyatakan bahwa menikah dengan sahabat otomatis mencegah perceraian,” katanya. Ia menjelaskan bahwa hubungan tersebut bersifat korelasional, bukan jaminan sebab-akibat.

Dimas menambahkan, kesamaan nilai hidup, komitmen yang kokoh, serta kemampuan menyelesaikan konflik tetap menjadi faktor penting dalam menjaga keutuhan rumah tangga. “Ini adalah komponen penting dalam kepuasan jangka panjang,” pungkasnya, menekankan bahwa membangun dan merawat persahabatan dengan pasangan merupakan investasi utama dalam pernikahan yang harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....