Surabaya Menang Bloomberg Mayors Challenge 2025–2026
- 25 Feb 2026 08:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Bloomberg Philanthropies menetapkan Surabaya sebagai pemenang Mayors Challenge 2025–2026. Surabaya masuk dalam 24 kota terpilih secara global.
Pengumuman resmi dipublikasikan melalui laman Bloomberg Philanthropies. Kompetisi ini mendorong inovasi pemerintah daerah meningkatkan kualitas hidup.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut capaian ini momentum penting. Surabaya dinilai menghadirkan solusi inovatif berdampak luas dan berkelanjutan.
“Sebagai Kota Pahlawan, Surabaya harus memberi teladan. Kami memperluas penggunaan popok dan pembalut pakai ulang produksi lokal untuk memperkuat ekonomi sirkular dan memberdayakan perempuan serta keluarga. Bersama warga, tenaga kesehatan, rumah sakit, sekolah dan universitas, ritel, organisasi nirlaba, dan mitra sektor swasta, kami mengurangi sampah popok dan pembalut sekali pakai yang berbahaya untuk melindungi Sungai Brantas dan lingkungan, menciptakan pekerjaan yang bermartabat, serta memastikan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak kita,” ujar Eri, Rabu, 25 Februari 2026.
Sebagai pemenang, Surabaya menerima pendanaan sebesar USD 1 juta. Dukungan operasional dan pembiayaan staf khusus juga diberikan.
Program mendorong penggunaan produk pakai ulang produksi lokal. Langkah ini menekan sampah plastik dan memperkuat ekonomi sirkular.
“Surabaya merupakan salah satu dari 24 pemerintah kota dari 20 negara yang menerima penghargaan atas gagasan terobosan untuk meningkatkan layanan dasar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pendiri Bloomberg Philanthropies, Michael R. Bloomberg, menyatakan kota perlu berani dan kreatif. Menurutnya, balai kota harus proaktif menjawab tantangan layanan publik.
“Balai kota yang paling efektif adalah yang berani, kreatif, dan proaktif dalam memecahkan masalah serta memenuhi kebutuhan warga. Mayors Challenge kami luncurkan untuk membantu lebih banyak kota berhasil. Kami menantikan untuk mendukung 24 pemenang tahun ini dalam mewujudkan proyek inovatif mereka dan melihat ide-ide ini menyebar ke kota-kota lain di seluruh dunia,” ujar Bloomberg.
Kompetisi diluncurkan Oktober 2024 dalam forum Bloomberg CityLab di Mexico City. Lebih dari 630 kota mendaftar dan diseleksi menjadi 24 pemenang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan program akan diperluas. Edukasi masyarakat diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Inisiatif ini membantu Surabaya mengurangi limbah berbahaya, melindungi Sungai Brantas, dan menekan beban TPA sekaligus menciptakan pekerjaan hijau bagi masyarakat. Program ini membuktikan bahwa perlindungan lingkungan dan pemberdayaan komunitas dapat berjalan seiring,” ujar Dedik.
Hasil uji coba menunjukkan penggunaan popok sekali pakai turun hingga 80 persen. Dalam sebulan, lebih tujuh ton sampah popok berhasil dicegah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....