Luas Panen Padi Jatim 2025 Mencapai 1,84 Juta Hektare

  • 04 Feb 2026 09:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur mencatat peningkatan kinerja sektor pertanian sepanjang 2025. Kenaikan terlihat pada luas panen maupun produksi padi dibandingkan tahun sebelumnya.

Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Ike Rahayu Sri, menyampaikan realisasi luas panen padi Januari hingga Desember 2025 mencapai sekitar 1,84 juta hektare. Angka tersebut naik 0,22 juta hektare atau 13,88 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 1,62 juta hektare.

“Puncak panen padi tahun 2025 bergeser ke bulan Maret,” ujar Ike. Luas panen pada Maret 2025 tercatat 0,36 juta hektare, sementara April 2024 mencapai 0,37 juta hektare.

Untuk periode Januari hingga Maret 2026, potensi luas panen padi diperkirakan mencapai 0,65 juta hektare. Angka ini meningkat sekitar 23,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Dari sisi produksi, padi sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai sekitar 12,55 juta ton gabah kering panen. "Produksi tersebut naik 1,40 juta ton atau 12,60 persen dibandingkan tahun 2024."katanya.

Produksi tertinggi terjadi pada bulan Maret 2025 sebesar 2,45 juta ton gabah kering panen. Sementara produksi terendah terjadi pada bulan Januari sekitar 0,46 juta ton.

Selain itu, produksi padi dalam bentuk gabah kering giling sepanjang 2025 mencapai sekitar 10,44 juta ton. Angka tersebut meningkat 1,17 juta ton atau 12,60 persen dibandingkan 2024.

Produksi gabah kering giling tertinggi juga terjadi pada bulan Maret sebesar 2,04 juta ton. Produksi terendah tercatat pada bulan Januari sekitar 0,38 juta ton.

Untuk Januari hingga Maret 2026, potensi produksi padi diperkirakan mencapai 4,48 juta ton gabah kering panen. Angka ini meningkat 24,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara wilayah, Lamongan, Bojonegoro, dan Ngawi menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi pada 2025. Sementara produksi terendah tercatat di Kota Batu, Kota Mojokerto, dan Kota Kediri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....