Makna Lailatul Qadar dan Tanda-Tanda Malam Penuh Kemuliaan

  • 10 Mar 2026 08:50 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan yang selalu dinantikan umat Islam. Malam ini diyakini memiliki kemuliaan yang sangat besar karena ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Oleh karena itu, banyak umat Islam meningkatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan untuk meraih keberkahan malam tersebut.

Melansir NU Online, istilah “Lailatul Qadar” memiliki beberapa makna, salah satunya berasal dari kata qadar yang berarti penetapan atau pengaturan. Dengan demikian, Lailatul Qadar dipahami sebagai malam ketika Allah menetapkan berbagai ketentuan bagi perjalanan hidup manusia. Pemahaman ini juga dikaitkan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surat Ad-Dukhan ayat 3 tentang malam yang diberkahi.

Sementara itu, laman resmi Muhammadiyah menjelaskan bahwa Lailatul Qadar juga merupakan malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Pada malam tersebut, para malaikat turun membawa berbagai keberkahan, rahmat, dan ampunan bagi umat manusia. Karena keutamaannya yang luar biasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dan amal saleh pada malam tersebut.

Al-Qur’an sendiri menyebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang “lebih baik dari seribu bulan”. Artinya, nilai ibadah yang dilakukan pada malam itu memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan ibadah pada malam-malam lainnya. Karena kemuliaannya itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Tanda seseorang yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar antara lain munculnya ketenangan hati dan dorongan kuat untuk melakukan kebaikan. Orang yang mendapatkan malam tersebut biasanya merasakan kedamaian dalam dirinya dan semakin terdorong untuk berbuat amal saleh. Hal ini karena pada malam itu para malaikat turun membawa pesan kebaikan kepada manusia.

Selain tanda spiritual tersebut, beberapa literatur juga menyebutkan tanda-tanda alam yang sering dikaitkan dengan Lailatul Qadar. Di antaranya suasana malam yang terasa tenang, tidak terlalu panas maupun dingin, serta pagi harinya matahari terbit dengan cahaya yang lembut. Meski demikian, para ulama menegaskan bahwa tanda-tanda ini tidak selalu dapat dipastikan oleh setiap orang.

Karena waktu pastinya dirahasiakan oleh Allah SWT, umat Islam dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang sepuluh hari terakhir Ramadan. Hikmah dari dirahasiakannya waktu tersebut adalah agar manusia tidak bermalas-malasan dalam beribadah dan terus berusaha meningkatkan amal saleh. Dengan semangat itulah umat Islam berharap dapat meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....