Aturan Minum Air Putih saat Puasa
- 04 Mar 2026 13:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menjaga tubuh tetap terhidrasi selama menjalani ibadah puasa sangat penting demi mendukung kesehatan secara keseluruhan. Kebutuhan cairan yang tercukupi membantu tubuh tetap bugar dan tidak mudah lemas selama menahan lapar dan haus. Informasi ini dilansir dari laman Haibunda.
Tubuh manusia terdiri dari sekitar 50 hingga 65 persen air. Cairan ini berperan penting dalam menjaga fungsi sel, jaringan, dan organ agar tetap bekerja optimal. Karena itu, selama berpuasa Bunda disarankan tetap memenuhi kebutuhan cairan agar terhindar dari dehidrasi.
| Baca juga: Perlukah Minuman Isotonik saat Berpuasa? |
Kementerian Kesehatan RI membagikan strategi pola minum 2-4-2 untuk memenuhi kebutuhan cairan selama Ramadan. Pola ini meliputi dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur. Pembagian ini membantu mengganti cairan yang hilang setelah seharian beraktivitas.
Saat berbuka, dianjurkan minum satu gelas air putih ketika azan Maghrib dan satu gelas sebelum azan Isya. Kemudian empat gelas air diminum saat makan malam dan menjelang tidur, masing-masing dua gelas. Sementara saat sahur, dua gelas air putih dapat dikonsumsi, satu gelas saat bangun tidur dan satu gelas setelah makan.
Spesialis gizi dr. Johanes C. Chandrawinata, SpGK, juga menyarankan konsumsi buah-buahan saat sahur untuk memenuhi kebutuhan serat dan membantu melancarkan buang air besar. Keluhan sembelit kerap muncul selama puasa, sehingga asupan serat dan cairan perlu diperhatikan.
Selain mencegah dehidrasi, minum air putih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Air membantu menjaga performa fisik, mendukung fungsi otak, mencegah sakit kepala, melancarkan pencernaan, hingga membantu proses detoksifikasi alami tubuh melalui keringat dan urine. Dengan pola minum yang tepat, puasa dapat dijalani dengan lebih sehat dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....