Manfaat Pecel dan Telor Ceplok untuk Menu Berbuka

  • 03 Mar 2026 13:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menu berbuka puasa yang sehat sangat penting agar tubuh dapat kembali bertenaga setelah berjam-jam menahan lapar dan haus. Kombinasi menu pecel dengan telor ceplok, menjadi pilihan berbuka yang cukup populer di banyak rumah makan khas Indonesia.

Pecel dengan sayuran segar memberikan serat, vitamin, dan mineral yang membantu pencernaan serta pemulihan energi secara bertahap setelah puasa. Sementara itu, telor ceplok sebagai lauk memberikan sumber protein hewani yang berkualitas, sehingga keduanya bisa menjadi bagian dari menu berbuka yang bergizi.

Menurut pedoman gizi seimbang yang dilansir dari situs ayosehat.kemkes.go.id, makanan berbuka sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, sayuran, dan buah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh saat berpuasa.

Pecel umumnya terdiri dari sayuran rebus seperti kangkung, tauge, kacang panjang, dan bayam yang disiram dengan sambal kacang. Sayuran ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang mendukung fungsi pencernaan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, sesuai dengan prinsip gizi seimbang saat puasa.

Serat juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah setelah berbuka, sehingga tubuh dapat menyesuaikan diri secara bertahap setelah puasa panjang.

Telor ceplok merupakan sumber protein tinggi dan berkualitas lengkap, mengandung berbagai asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan membangun jaringan tubuh setelah seharian puasa. Selain protein, telur juga menyediakan vitamin B kompleks, vitamin D, dan mineral penting seperti selenium dan zat besi yang berperan dalam mendukung metabolisme dan sistem kekebalan tubuh.

Berbagai penelitian nutrisi menunjukkan bahwa protein membantu memberikan rasa kenyang dan menjaga massa otot, sehingga cocok menjadi bagian dari menu berbuka yang sehat.

Kombinasi pecel dan telor ceplok juga sesuai dengan prinsip menu seimbang saat puasa, karena menyatukan sumber karbohidrat dari nasi atau lontong dengan protein dan sayuran, yang penting untuk mengisi kembali energi tubuh setelah berpuasa. Menu berbuka puasa sebaiknya tidak hanya berfokus pada makanan berkalori tinggi, tetapi perlu memperhatikan kualitas zat gizi makro dan mikro yang lengkap.

Pemilihan lauk seperti telur dan sayuran pecel membantu mencukupi protein, serat, vitamin, dan mineral yang diperlukan tubuh. Telur ceplok yang dimasak dengan sedikit minyak sehat juga lebih mudah dicerna dibandingkan olahan telur yang berat atau digoreng dalam minyak banyak, sehingga cocok bagi tubuh yang baru saja berbuka puasa.

Telur ceplok kaya akan kolin yang mendukung fungsi otak dan sistem saraf, serta mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan mata. Nutrisi-nutrisi ini membuat telur ceplok tetap menjadi pilihan baik sebagai bagian dari menu berbuka yang seimbang.

Selain itu, sayuran dalam pecel membantu menghidrasi tubuh melalui kandungan air dan mineralnya, penting ketika tubuh kehilangan banyak cairan saat berpuasa. Kombinasi serat dari sayuran juga membantu pencernaan bekerja lebih baik setelah perut kosong belasan jam, sehingga risiko gangguan lambung dapat dikurangi. Inilah salah satu alasan pecel menjadi pilihan menu yang tidak hanya lezat tetapi juga mendukung kesehatan selama Ramadan.

Tentunya, agar manfaat pecel dan telor ceplok maksimal dirasakan, makanan ini sebaiknya dikombinasikan dengan porsi sayur yang cukup, nasi atau sumber karbohidrat lain yang sehat. Serta diikuti oleh buah atau cairan seperti air putih atau jus buah segar sebagai bagian dari pola makan seimbang saat berbuka puasa.

Prinsip gizi seimbang, membantu memastikan tubuh mendapatkan kebutuhan energi dan nutrisi yang cukup untuk menjalankan ibadah serta aktivitas setelah puasa. Dengan menu yang tepat seperti pecel dan telor ceplok, tubuh bisa kembali fit, kenyang, dan siap menjalankan sisa ibadah di malam hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....