Jus atau Buah Segar, Pilihan Sehat untuk Buka Puasa
- 03 Mar 2026 12:39 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menjalani puasa sepanjang hari membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan energi, sehingga pilihan menu saat berbuka sangat penting untuk memulihkan hidrasi dan gizi. Melansir ayosehat.kemkes.go.id, mengonsumsi buah dan cairan yang cukup, penting untuk membantu tubuh kembali pulih setelah seharian berpuasa. Salah satu strategi yang dianjurkan adalah memulai berbuka puasa dengan buah segar yang manis dan kaya air, agar tubuh cepat mendapatkan energi awal.
Buah segar seperti semangka, melon, dan jeruk memiliki kandungan air yang tinggi, membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama puasa. Buah-buah ini juga kaya akan vitamin C dan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh, terutama ketika kita kembali aktif setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Selain buah utuh, jus buah segar tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan minuman sehat saat buka puasa karena mudah dicerna dan memberikan rasa segar yang menenangkan tubuh yang haus. Jus yang dibuat dari buah-buahan seperti semangka atau pepaya dapat menghidrasi tubuh sambil menyuplai vitamin dan mineral. Namun, penting untuk memilih jus tanpa tambahan gula supaya tidak memberikan lonjakan gula darah yang tiba-tiba.
Di sisi lain, beberapa penelitian kesehatan menunjukkan bahwa buah utuh memiliki keunggulan nutrisi dibandingkan jus buah, terutama karena kandungan serat yang lebih tinggi. Serat dalam buah membantu pencernaan dan membuat kenyang lebih lama, sementara proses pembuatan jus seringkali menghilangkan sebagian besar serat tersebut.
Kandungan serat dalam buah utuh juga membantu menjaga kestabilan gula darah karena gula dari buah dilepaskan lebih lambat ke dalam aliran darah, berbeda dengan jus yang bisa menyebabkan penyerapan gula lebih cepat. Dengan demikian, buah segar utuh bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk mengontrol energi dan kenyang setelah berbuka.
Meskipun begitu, jus buah tetap memiliki manfaat jika dikonsumsi secara bijak dan seimbang sebagai bagian dari menu buka puasa. Jus yang disiapkan dari buah segar tanpa pemanis tambahan masih menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting untuk mendukung pemulihan setelah puasa. Kunci utamanya adalah mengombinasikan jus dengan buah utuh dan makanan bergizi seimbang lainnya sehingga tubuh mendapatkan nutrisi optimal.
Dalam praktik kesehatan puasa, memilih buah utuh atau jus buah segar bukan sekadar soal rasa, tetapi juga soal nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Memadukan kedua pilihan ini, buah utuh untuk serat dan jus buah untuk hidrasi cepat, dapat membantu tubuh kembali fit saat berbuka. Dengan pendekatan ini, asupan gizi buka puasa menjadi lebih sehat dan seimbang sesuai anjuran kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....