Ngantuk saat Puasa, Normal atau Kurang Nutrisi?
- 19 Feb 2026 08:55 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Banyak orang yang menjalani puasa Ramadan sering merasa mengantuk atau kelelahan di siang hari, bahkan ketika belum melakukan aktivitas berat sekalipun. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya nutrisi seimbang dan gangguan pola tidur selama berpuasa. Melansir dari website upk.kemkes.go.id, menjaga asupan gizi, cairan, serta waktu tidur yang cukup sangat penting untuk mengurangi rasa kantuk saat berpuasa.
Pertama, nutrisi yang kurang dan pola makan yang tidak seimbang saat sahur dapat membuat tubuh tidak mendapatkan cukup energi untuk bertahan sepanjang hari. Kemenkes RI menekankan pentingnya menu sahur yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar energi terlepas secara bertahap dan tidak cepat habis. Tanpa asupan gizi yang tepat, tubuh akan lebih cepat merasa lelah dan memicu rasa kantuk yang berlebihan di siang hari.
Selain itu, kurang tidur sering menjadi penyebab utama mengantuk saat puasa, terutama karena banyak orang harus bangun lebih dini untuk sahur dan mungkin tidak mengatur waktu tidur malam dengan baik. Rutinitas yang berubah bisa membuat jam tidur berkurang sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Ini bukan hanya soal energi, tetapi juga soal fungsi otak, dimana kurang tidur memengaruhi konsentrasi dan membuat kantuk susah dihindari.
Gangguan hidrasi tubuh juga turut berperan pada rasa kantuk saat puasa. Tubuh yang tidak mendapat cukup cairan dari sahur sampai waktu berbuka cenderung mengalami dehidrasi ringan, yang dapat membuat seseorang merasa lesu dan mudah mengantuk. Kemenkes RI menyarankan pembagian asupan air yang cukup pada waktu berbuka dan sahur untuk membantu menjaga konsentrasi dan stamina tubuh.
| Baca juga: Perlukah Minuman Isotonik saat Berpuasa? |
Banyak orang juga mengaitkan rasa mengantuk dengan pola makan yang terlalu berat atau tinggi gula saat berbuka atau sahur. Makanan tinggi gula dan lemak membuat energi tubuh naik turun secara cepat, yang dapat membuat tubuh merasa lebih cepat lelah setelahnya. Kemenkes RI merekomendasikan untuk menghindari makanan berlemak tinggi dan menggantinya dengan makanan kaya nutrisi agar energi lebih stabil.
Untuk mengurangi rasa kantuk saat puasa, disarankan beberapa strategi sederhana: atur waktu tidur dengan baik agar tubuh mendapat istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka, serta pastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Dengan memperhatikan nutrisi, cairan, dan tidur, sensasi mengantuk di siang hari bisa diminimalkan sehingga puasa dapat dijalankan lebih nyaman dan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....