Hapkido Jatim Matangkan Fisik dan Strategi Menjelang Dua Ajang Nasional

  • 23 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Tim Hapkido Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi dua agenda nasional, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido di Lampung dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Sulawesi Utara. Persiapan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, jam terbang, hingga pematangan strategi menghadapi calon lawan.

Pelatih Hapkido Jawa Timur, Angga Galih Hermanto, mengatakan tim akan diperkuat tujuh atlet, dua pelatih, dan satu manajer. Mereka menjalani pemusatan latihan di Kota Malang yang dinilai memiliki fasilitas memadai sekaligus menjadi daerah asal sebagian besar atlet.

"Dalam waktu dekat kita mempersiapkan dua event. Pemusatan latihan dilakukan di Kota Malang karena memiliki fasilitas latihan yang memadai, serta menjadi daerah asal sebagian besar atlet," kata Angga Galih Hermanto.

Kejurnas Hapkido dijadwalkan berlangsung di Lampung pada 25- 27 September 2026. Sementara PON Bela Diri di Sulawesi Utara diperkirakan digelar pada pekan ketiga Oktober 2026.

Dari tujuh atlet yang disiapkan, empat di antaranya akan turun di nomor Daeryun atau kelas tarung. Sementara tiga atlet lainnya dipersiapkan untuk nomor Seni, baik kategori tunggal maupun berpasangan.

Menghadapi dua ajang tersebut, tim pelatih masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Kondisi fisik dan jam terbang menjadi perhatian utama karena persaingan antardaerah dinilai semakin merata.

"PR terbesar kondisi fisik atlet. Kemudian jam terbang yang harus kita siapkan juga harus lebih banyak, karena provinsi-provinsi lain sudah sangat bagus juga, tidak bisa diremehkan," ujarnya.

Angga menyebut Jawa Barat dan Sulawesi Utara menjadi dua daerah yang perlu diwaspadai pada nomor Daeryun. Sedangkan untuk nomor Seni, Daerah Istimewa Yogyakarta dinilai sebagai salah satu pesaing terberat.

Mengantisipasi persaingan tersebut, tim pelatih Jawa Timur tidak hanya mengandalkan latihan rutin. Karakter dan kekuatan calon lawan turut dipelajari untuk menentukan strategi yang akan digunakan saat pertandingan.

"Kami mempersiapkan beberapa strategi untuk menghadapi mereka nantinya," tuturnya.

Dari sisi target, Hapkido Jawa Timur membidik dua medali emas dari Kejurnas dan PON Bela Diri. Target tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mempertahankan capaian pada Kejurnas Hapkido di Surabaya pada 2025 yang menghasilkan dua medali emas.

"Kami ingin mempertahankan itu. Kalau nanti ternyata hasilnya lebih baik, itu yang kami usahakan. Tapi kami tidak ingin terlalu muluk-muluk dulu karena ini juga atlet-atlet lama dan atlet-atlet baru yang kami persiapkan," tutur Angga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....