Kejurnas Jadi Arena Matangkan Atlet Muaythai Jatim menuju PON
- 03 Agt 2026 18:56 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi bagi kontingen Jawa Timur. Kejuaraan yang berlangsung di Bekasi pada 5–10 Agustus tersebut dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembinaan dan pematangan atlet menuju Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun depan.
Sebanyak 87 atlet diberangkatkan Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur untuk mengikuti berbagai nomor pertandingan pada kategori elite, U-23, remaja, dan youth. Jumlah peserta yang besar mencerminkan keberlanjutan sistem pembinaan yang dijalankan di tingkat kabupaten dan kota.
Ketua MI Jawa Timur Baso Juherman mengatakan seluruh atlet, baik yang menjalani program Puslatda maupun atlet usia muda dari daerah, sengaja diberi kesempatan tampil agar memperoleh jam terbang sekaligus pengalaman bertanding.
"Jadi, kami memberikan stimulus kepada kabupaten/kota bahwa memang ada prasyarat untuk menuju Porprov. Porprov itu mereka harus mengikuti liga tiga kali dalam satu tahun, tapi untuk mengikuti kejurnas ini mereka terhitung sudah tiga kali ikut liga. Sehingga itu yang mendorong kabupaten/kota mengirimkan atletnya di Kejurnas," kata Baso, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurut Baso, meski pembinaan atlet usia muda tetap menjadi perhatian, target utama Jawa Timur pada IMC 2026 berada di kategori elite dan U-23. Kedua kelompok tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung kontingen Jawa Timur pada ajang PON mendatang sehingga capaian di Kejurnas akan menjadi tolok ukur kesiapan atlet.
"Kami banyak fokusnya di sektor Elite dan U-23. Insya Allah kami akan mengejar untuk juara umum di kategori tersebut karena nomor tersebut yang akan dipersiapkan untuk PON. Kalau untuk yang Youth, memang ada beberapa kabupaten/kota yang mengirimkan, tapi lebih kepada pembinaan," ujarnya.
Optimisme juga mengiringi keberangkatan kontingen Jawa Timur. Baso menilai atlet yang dibawa memiliki pengalaman bertanding dan rekam prestasi yang cukup lengkap, mulai dari level regional, nasional hingga internasional. Modal tersebut diyakini mampu mendongkrak peluang meraih hasil terbaik di Bekasi.
Ketua KONI Jawa Timur M. Nabil turut mengapresiasi besarnya jumlah atlet yang diberangkatkan ke Kejurnas. Menurutnya, keterlibatan banyak atlet menjadi bagian penting dalam menjaga regenerasi sekaligus memastikan prestasi Muaythai Jawa Timur tetap berkelanjutan.
Melihat rekam jejak atlet-atlet Jawa Timur pada berbagai kejuaraan, Nabil optimistis target meraih hasil terbaik dapat diwujudkan pada IMC 2026.
“Insya Allah (juara umum). Saya alat ukurnya begini saja, waktu PON di Aceh sudah ada tuh teman-teman yang punya rekor bagus prestasinya. Mudah-mudahan bisa meraih prestasi yang lebih baik," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....