IMC 2026 Ditutup di Bekasi, Jawa Timur Tunjukkan Kekuatan Pembinaan Muaythai

  • 09 Agt 2026 22:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Kontingen Muaythai Jawa Timur tampil dominan pada kategori Master & Elite usia 18–40 tahun, dengan mengoleksi 11 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu pada Muaythai Championship (IMC) 2026 di Bekasi. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur di posisi teratas dalam rekapitulasi medali kategori Master & Elite.

Hasil tersebut menjadi gambaran kuatnya pembinaan Muaythai Jawa Timur sekaligus menunjukkan semakin kompetitifnya persaingan antardaerah di level nasional. Berdasarkan rekapitulasi jumlah keseluruhan medali yang ditampilkan panitia, Jawa Barat berada di posisi teratas dengan 40 emas, 50 perak dan 48 perunggu.

Jawa Timur berada di posisi kedua dengan 30 emas, 13 perak dan 12 perunggu. Sementara DKI Jakarta menempati posisi ketiga dengan raihan 10 emas, 11 perak dan 20 perunggu.

Persaingan tiga daerah tersebut menunjukkan ketatnya kompetisi pada IMC 2026. Jawa Barat unggul dalam jumlah keseluruhan medali, sementara Jawa Timur menunjukkan dominasi yang sangat kuat pada kategori Master & Elite.

Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, Baso Juherman, menyambut positif pencapaian para atletnya. Menurut Baso, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet, pelatih, pengurus serta proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya sangat bersyukur. Hasil ini sangat membanggakan. Para atlet Jawa Timur tampil luar biasa,” ujar Baso.

Ia menilai persaingan pada IMC 2026 cukup ketat karena mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, raihan medali Jawa Timur tidak hanya dipandang sebagai prestasi, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan ke depan.

“Medali ini bukan sekadar angka. Di balik setiap medali ada latihan panjang, disiplin, pengorbanan, dan keberanian para atlet untuk bertanding membawa nama Jawa Timur,” katanya.

Baso menegaskan, capaian di Bekasi harus menjadi pijakan bagi Muaythai Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas atlet, terutama dalam menghadapi agenda nasional dan internasional.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka. Ini harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas atlet agar semakin siap menghadapi kejuaraan nasional maupun internasional,” tegasnya.

Bagi Muaythai Indonesia Jawa Timur, hasil IMC 2026 menjadi modal penting untuk melanjutkan pembinaan. Dominasi Jawa Timur di kategori Master & Elite memperlihatkan bahwa atlet-atlet Jatim mampu bersaing dengan kontingen terbaik dari berbagai daerah.

Namun, Baso Juherman menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran pengurus dan atlet cepat berpuas diri. Evaluasi akan tetap dilakukan untuk melihat aspek teknik, fisik, mental maupun kesiapan atlet menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan. Targetnya tentu bukan hanya menjadi juara di tingkat nasional, tetapi juga menyiapkan atlet Jawa Timur yang mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....