Kodrat Jatim Matangkan Pembinaan Atlet untuk PON 2028

  • 18 Mar 2026 11:13 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur terus mematangkan persiapan untuk mewujudkan target besar menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang. Berbagai langkah pembinaan dan evaluasi atlet telah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Biro Sarana dan Satgas Pelatih PON Kodrat Jatim, Bima Putra Pamungkas, menjelaskan bahwa target juara umum bukan sekadar ambisi, melainkan telah dirancang dengan persiapan matang. Ia menekankan pentingnya proses dalam mencetak atlet yang tangguh dan siap bersaing.

"Persiapan selama PON 2000 sampai menuju NTB ini, di Jatim persiapannya cukup baik. Kita mengutamakan proses. Kesiapan kita difokuskan pada konsisten, mulai dari seleksi, pra pertandingan hingga pertandingan, kita TC kan juga nantinya selama tiga bulan," katanya.

Menurut Bima, dengan waktu persiapan yang cukup panjang, peluang untuk mencapai target tersebut semakin terbuka. Hasil dari sejumlah kejuaraan juga telah menjadi dasar dalam memetakan atlet potensial yang akan diproyeksikan tampil di PON.

"Pada torehanPON 2024 sampai 2025 akhir kemarin ada Kejuaraan Junior Remaja pengganti Popnas, kami mendapatkan posisi kedua atau runner up dengan 4 emas 2 perak 5 perunggu. Hasil itu menjadi acuan mengorbitkan atlet-atlet baru," tambahnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum Kodrat Jatim yang juga Ketua Tim Satgas PON, Mochamad Muhsin, menegaskan bahwa target juara umum merupakan cita-cita bersama sejak awal terbentuknya organisasi.

"Provinsi sesuai petunjuk bapak Ketua Umum Bambang Haryo dan Kabinpres kami mas Cahyo anggota dewan yang juga mantan atlet nasional tarung derajat, juara umum itu mimpi kita sejak lahir," tegasnya.

Muhsin juga menyoroti peta persaingan nasional yang selama ini didominasi oleh tiga provinsi besar, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Meski demikian, ia berharap ke depan persaingan bisa semakin merata di seluruh daerah.

"Kita bangga jika juara umum bukan hanya terkodifikasi di daerah tertentu, bisa di sumatera, papua, dan sebagainya. Tapi persaingan terbesar di Indonesia memang ada tiga daerah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur," lanjutnya.

Sepanjang tahun 2025, Tarung Derajat Jawa Timur aktif mengikuti tiga kejuaraan nasional sebagai bagian dari proses pembinaan dan evaluasi atlet. Ketiga ajang tersebut meliputi Kejuaraan Nasional Pekan Olahraga Mahasiswa di Solo pada September 2025, Kejuaraan Nasional PON Beladiri II di Kudus pada Oktober 2025, serta Kejuaraan Nasional Pelajar Piala Kemenpora RI di Bandung pada Desember 2025.

Dari rangkaian kejuaraan tersebut, Jawa Timur berhasil mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan. Pada Pekan Olahraga Mahasiswa, Jatim meraih Juara Umum II dengan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Sementara di PON Beladiri II, Jatim menempati Juara Umum III dengan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Pada Kejurnas Pelajar Piala Kemenpora RI, Jawa Timur kembali meraih Juara Umum II dengan torehan 4 emas, 2 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini melanjutkan tren positif sejak PON 2024 di Aceh, di mana Tarung Derajat Jatim berhasil meraih 2 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

Dengan hasil tersebut, Kodrat Jatim optimistis mampu memperkuat regenerasi atlet sekaligus menjaga konsistensi performa menuju target besar di PON 2028.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....