Teqball Bidik Medali Emas, Tiga Nomor Jadi Andalan Indonesia

  • 09 Agt 2026 20:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Cabang olahraga Teqball Indonesia membidik medali pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Tiga nomor yang didaftarkan menjadi tumpuan untuk menembus final sekaligus membuka peluang meraih medali emas.

Wakil Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Harry Warganegara, mengatakan Teqball memiliki prospek menjanjikan meski tergolong cabang olahraga baru di Indonesia. Perkembangan tersebut terlihat dari pembinaan serta pengalaman atlet mengikuti kompetisi di tingkat nasional hingga internasional.

Harry menyebut Indonesia sebenarnya memiliki peluang mengikuti lima nomor pertandingan. Namun, regulasi membuat kontingen Indonesia hanya dapat mendaftarkan tiga nomor pada Asian Games 2026.

Karena itu, pemilihan nomor dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan peluang atlet Indonesia bersaing dengan negara lain. Harry optimistis tiga nomor tersebut mampu membawa wakil Indonesia melangkah jauh.

“Minimal dari tiga nomor yang kita ikuti, insyaallah kita bisa masuk final. Itu harapan dari kita,” ujar Harry.

Target menembus final tersebut menjadi pijakan Indonesia untuk memburu medali. Harry menyebut target utama tetap medali, bahkan berharap perjuangan atlet Teqball dapat berujung pada medali emas.

“Tentu targetnya adalah medali, syukur-syukur bisa mendapatkan medali emas. Kalau bercita-cita harus tinggi, tetapi kita juga harus realistis,” katanya.

Di luar persiapan teknis, tim CdM juga memastikan kebutuhan nonteknis kontingen terpenuhi. Kenyamanan atlet selama perjalanan, latihan, hingga pertandingan menjadi perhatian agar mereka dapat tampil maksimal.

Harry menjelaskan kontingen Indonesia telah menyiapkan 432 atlet dan 148 ofisial. Keberangkatan atlet nantinya disesuaikan dengan jadwal pertandingan masing-masing dan ditargetkan tiba di Nagoya dua hingga tiga hari sebelum bertanding.

“Kita akan memastikan kenyamanan atlet selama perjalanan. Jangan terlalu banyak transit. Kemudian untuk penjemputan, walaupun sudah disiapkan panitia, jangan sampai panitia terlambat,” jelasnya.

Harry menambahkan, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) turut memberikan dukungan terhadap persiapan Teqball Indonesia dengan menyediakan tempat untuk latihan dan Pelatnas. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesiapan atlet sebelum bertolak ke Jepang.

“Intinya, kesiapan yang kita siapkan dari tim CdM adalah kesiapan dari sisi kenyamanan. Bagaimana atlet bisa nyaman sejak perjalanan, latihan, sampai bertanding, sehingga mereka bisa memberikan yang terbaik,” tegas Harry.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....