Presiden Prabowo Tekankan TNI Harus Tetap Dekat dengan Rakyat
- 05 Okt 2026 13:15 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya kedekatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.
Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi bagian penting dalam amanat Presiden Prabowo yang menegaskan kembali jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional, dan tentara pejuang.
Presiden Prabowo mengatakan kekuatan TNI sejak awal kelahirannya tidak pernah terpisahkan dari rakyat. Menurutnya, TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat, bahkan pada masa awal kemerdekaan ketika negara belum mampu memberikan anggaran kepada TNI.
“Jiwamu, ragamu sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu kini milik seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo dalam amanatnya.
Karena itu, Prabowo meminta seluruh prajurit TNI tidak menjauh dari rakyat dan selalu hadir di tengah masyarakat. Prajurit juga diminta mendengarkan berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat serta mengambil peran ketika rakyat membutuhkan bantuan.
Prabowo mencontohkan kehadiran prajurit TNI dalam penanganan berbagai bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, hingga kebakaran hutan. Menurutnya, dalam kondisi sulit tersebut, masyarakat dapat melihat pihak yang benar-benar hadir membantu mereka.
“Jangan pernah jauh dari rakyat, tentara harus berada di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat, harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” kata Prabowo.
Prabowo juga menilai kekuatan sebuah angkatan bersenjata tidak hanya ditentukan oleh persenjataan, peralatan, maupun besarnya anggaran. Menurutnya, semangat dan jiwa rela berkorban menjadi bagian penting dalam membentuk kekuatan TNI.
“Yang paling penting adalah semangat, jiwa rela berkorban. Tentara yang punya jiwa rela berkorban, rakyat yang punya jiwa rela berkorban, itulah kekuatan sesuatu bangsa,” ujarnya.
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap berlangsung sejak pagi. Berdasarkan susunan acara, kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan pengecekan personel dan perlengkapan, kemudian ditutup dengan Andhika Bhayangkari, laporan komandan upacara, penghormatan kebesaran, dan salam kebangsaan.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap melibatkan ribuan personel dari tiga matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara, serta unsur non-TNI. Rangkaian kegiatan tahun ini menempatkan upacara, penganugerahan tanda kehormatan, serta peresmian dan pelantikan satuan baru sebagai bagian utama peringatan HUT ke-81 TNI. (Della)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....