Prof Eric: Survei IPO Perlihatkan Publik Sangat Percaya Bahlil

  • 10 Agt 2026 21:17 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Surabaya - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mendapat penilaian positif dari publik dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO). Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Prof. Dr. Eric Hermawan menilai hasil tersebut menjadi sinyal bahwa Bahlil sangat memiliki kepercayaan publik, meski memimpin sektor strategis yang mendapat sorotan tinggi.

‎Survei IPO yang dilakukan pada 27 Juli-3 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden menggunakan metode stratified multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam hasil survei tersebut, Bahlil menempati peringkat ketiga dengan penilaian positif 32 persen. Bahlil berada di bawah Kepala Kantor Staf Presiden Teddy Indra Wijaya yang memperoleh 33,5 persen dan Purbaya Yudhi Sadewa sebesar 42,8 persen.

‎Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berada di peringkat keempat dengan 30,9 persen, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin 26,5 persen, dan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 25,3 persen.

‎Eric menilai posisi Bahlil tersebut cukup menarik. Selain berada di jajaran teratas, selisih penilaian Bahlil dengan Teddy hanya 1,5 poin, sementara Bahlil masih unggul 1,1 poin dari Amran dan 6,7 poin dari AHY.

"Menurut saya, angka 32 persen ini merupakan capaian yang positif. Pak Bahlil hanya terpaut 1,5 poin dari Teddy. Ini menunjukkan resiliensi politik beliau masih kuat," kata Eric dalam keterangan tertulisnya, Senin 10 Agustus 2026.

‎Hal lain yang menjadi perhatian Eric adalah tingkat popularitas Bahlil yang mencapai 32,8 persen. Angka tersebut hanya terpaut 0,8 poin dari penilaian positifnya yang mencapai 32 persen.

‎"Kalau kita lihat secara sederhana, 32 persen dibandingkan popularitas 32,8 persen itu sekitar 97,6 persen. Artinya, angka penilaian positif Pak Bahlil hampir menyamai tingkat pengenalannya dalam survei. Ini indikator yang menarik," ujar Eric.

‎Menurut Eric, capaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari posisi Bahlil sebagai Menteri ESDM. Sektor yang menjadi tanggung jawabnya mencakup energi, pertambangan, investasi, dan hilirisasi yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian nasional.

‎"Pak Bahlil berada di sektor yang sangat sensitif. Kebijakan energi, pertambangan, investasi dan hilirisasi selalu memiliki dua sisi, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mendapat pengawasan publik yang tinggi," katanya.

‎Karena itu, Eric menilai penilaian positif 32 persen menunjukkan publik masih melihat Bahlil sebagai figur yang memiliki kapasitas dan keberanian dalam menangani sektor strategis negara.

‎"Publik masih melihat Pak Bahlil sebagai figur yang memiliki kapasitas dan keberanian untuk mengurus sektor strategis negara. Ini tentu menjadi modal positif bagi beliau maupun pemerintah," ujar Eric.

‎Eric juga mengingatkan bahwa capaian tersebut bukan fenomena yang muncul tiba-tiba. Dalam survei IPO 2026, tingkat popularitas Bahlil tercatat 38,3 persen dan termasuk salah satu figur dengan tingkat popularitas tinggi di kabinet.

‎Ia menilai hasil survei terbaru menjadi sinyal positif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjalankan agenda energi, investasi dan hilirisasi.

‎"Survei ini menjadi sinyal positif bagi pemerintahan Prabowo karena Pak Bahlil merepresentasikan agenda energi, investasi dan hilirisasi. Tinggal bagaimana persepsi positif ini diterjemahkan menjadi kinerja yang semakin konkret," kata Eric.

‎Menurut dia, tantangan berikutnya adalah menjaga persepsi tersebut melalui hasil yang terukur dan berkelanjutan. Kinerja dalam enam hingga 12 bulan mendatang dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik.

‎"Yang paling penting adalah hasil konkret yang bisa ditunjukkan kepada rakyat. Kalau persepsi positif ini diikuti kinerja yang semakin nyata, saya optimistis kepercayaan publik terhadap Pak Bahlil akan semakin kuat," ujar Eric.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....