PLN Siagakan 45 Ribu Personel Kawal Kelistrikan HUT RI
- 16 Agt 2026 17:51 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- PLN siagakan lebih dari 45 ribu personel di 2.275 titik seluruh Indonesia.
- Beban puncak 17 Agustus diproyeksikan 42,6 GW, dengan cadangan daya 9 GW.
- PLN mempercepat pemulihan kelistrikan Flores pascagempa, dengan 11 gardu induk kembali bertegangan.
RRI.CO.ID, Surabaya - PT PLN (Persero) menyiagakan lebih dari 45 ribu personel untuk mengawal keandalan listrik selama rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Personel tersebut disebar pada 2.275 titik siaga di seluruh Indonesia. PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi siaga penuh menjelang puncak peringatan kemerdekaan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pengamanan kelistrikan telah dilakukan secara menyeluruh sejak awal Agustus. Pemeriksaan mencakup pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, hingga jaringan distribusi.
“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi,” tutur Darmawan dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu, 16 Agustus 2026.
Secara nasional, beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 diproyeksikan mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW, dengan cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen.
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, PLN menyiapkan 1.517 unit genset, 559 unit UPS, dan 1.286 unit gardu bergerak. PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Darmawan mengatakan pengamanan kelistrikan di lokasi utama peringatan kemerdekaan dilakukan secara berlapis. Khusus rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan hingga lima tingkat.
Sistem tersebut meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital SCADA, UPS, hingga genset. Langkah itu dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama kegiatan berlangsung.
Selain mengawal kelistrikan nasional, PLN juga menangani pemulihan sistem di sejumlah wilayah. Sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pembangkit kini berangsur pulih dengan tambahan pasokan dari dua pembangkit.
PLN juga mempercepat pemulihan kelistrikan pascagempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Petugas langsung memeriksa dan memperbaiki infrastruktur kelistrikan yang terdampak setelah gempa terjadi.
“Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan. Selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.
Dalam pemulihan tersebut, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri. Pemulihan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya masih terkendala kondisi pascagempa.
Darmawan menegaskan kesiapsiagaan PLN merupakan bagian dari pengabdian untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan dengan nyaman. PLN juga memastikan pengamanan kelistrikan dilakukan di berbagai daerah, tidak hanya pada lokasi kegiatan tingkat nasional.
“PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” kata Darmawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....