Menggugah Selera, Ini Manfaat Kelezatan Ubi Thailand bagi Kesehatan Tunuh
- 15 Sep 2026 13:20 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya— Kudapan manis ubi Thailand kini semakin diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Perpaduan rasa manis alami dari singkong yang empuk dengan gurihnya saus santan kental, berhiaskan aroma wangi daun pandan, menjadikannya pilihan pencuci mulut favorit yang pas dinikmati kapan saja.
Dibuat dari bahan utama singkong pilihan yang direbus hingga empuk dan meresap sempurna dalam racikan gula, hidangan tradisional asal Negeri Gajah Putih ini tidak hanya memanjakan lidah. Di balik kelezatannya yang meleleh di mulut, ubi Thailand menyimpan segudang nutrisi yang membawa dampak positif bagi tubuh.
Berdasarkan penjelasan nutrisi dari portal kesehatan terpercaya Kemenkes RI dan Hello Sehat, singkong rebus yang menjadi bahan dasar olahan ini merupakan sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan serat. Kandungan nutrisi di dalamnya mencakup Vitamin C, kalium, magnesium, hingga pati resisten (resistant starch).
Spesialis kesehatan dan nutrisi melalui portal medis Halodoc memaparkan bahwa kandungan karbohidrat kompleks pada singkong dicerna secara perlahan oleh tubuh. Hal ini membuat energi terlepas secara bertahap sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, pati resisten dan serat tinggi yang terkandung pada olahan singkong ini bertindak sebagai prebiotik alami. Kandungan tersebut berfungsi mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus besar serta membantu melancarkan sistem pencernaan secara keseluruhan.
Keberadaan Vitamin C dan mineral seperti kalium dalam bahan utamanya juga berkontribusi dalam menjaga daya tahan tubuh serta membantu mengontrol tekanan darah tetap stabil. Antioksidan yang terkandung di dalamnya efektif melindungi sel-sel tubuh dari ancaman radikal bebas.
Kendati memiliki beragam manfaat gizi yang baik, para pakar kesehatan mengimbau masyarakat untuk memperhatikan porsi konsumsinya. Mengingat ubi Thailand disajikan dengan kuah santan kental dan tambahan gula, penikmat kuliner ini disarankan tetap membatasi asupan gula dan lemak jenuh agar manfaat nutrisi alami dari singkong tetap didapatkan secara optimal tanpa memicu kenaikan kalori berlebih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....