Foodbike, Sensasi Kuliner Keliling yang Makin Digandrungi

  • 14 Sep 2026 13:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Tren kuliner jalanan kembali bersolek dengan hadirnya konsep foodbike yang kian marak di pusat-pusat keramaian kota. Mengusung konsep jualan menggunakan sepeda modifikasi, para pelaku usaha kreatif menyajikan aneka makanan dan minuman secara fleksibel. Fenomena ini tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi juga menawarkan kemudahan akses bagi konsumen.

Berbeda dengan food truck yang membutuhkan area parkir luas dan modal besar, foodbike hadir sebagai alternatif usaha yang jauh lebih efisien. Bermodalkan sepeda yang dilengkapi boks penyimpanan, termos, atau kompor portabel, para pedagang mampu menjangkau sudut kota yang sulit diakses kendaraan roda empat. Area pejalan kaki, taman kota, hingga jalur car free day menjadi lokasi strategis yang kerap dipadati gerobak sepeda modern ini.

Peluang tersebut kemudian ditangkap oleh panitia RRI Fest Surabaya dengan menghadirkan konsep bazaar foodbike untuk mengisi stan UMKM di RRI Fest 2026. Melalui wadah ini, RRI Surabaya berkomitmen ikut berkontribusi dalam mempromosikan UMKM pelaku foodbike. Sebenarnya, jualan berkeliling bukanlah hal baru. Namun, hadirnya sentuhan visual yang cantik dan branding yang estetik sukses memberi warna baru bagi industri kuliner perkotaan.

Variasi menu yang ditawarkan foodbike pun semakin beragam dan tidak lagi terbatas pada olahan kopi. Mulai dari aneka teh, kebab, dimsum, hingga hidangan praktis seperti nasi kepal disajikan dengan tampilan yang memikat. Penggunaan kemasan bergaya minimalis dan ramah lingkungan turut menjadi nilai tambah yang berhasil menarik perhatian generasi muda.

Bagi pengusaha pemula, foodbike menjadi modal awal yang relatif ramah kantong untuk terjun ke bisnis food and beverage (F&B). Biaya operasional yang rendah—karena memangkas sewa tempat dan bahan bakar—memungkinkan pedagang menawarkan harga produk yang kompetitif. Kebebasan berpindah lokasi juga memberikan fleksibilitas tinggi dalam merespons potensi pasar harian.

Kehadiran foodbike turut berdampak positif bagi gaya hidup perkotaan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan sepeda sebagai moda transportasi jualan membantu mengurangi emisi karbon di tengah isu polusi udara kota besar. Gerakan ini secara tidak langsung mengedukasi masyarakat mengenai konsep bisnis berkelanjutan yang memadukan efisiensi mobilitas dan kreativitas kuliner.

Kendati menawarkan banyak potensi, para pelaku foodbike tetap dihadapkan pada sejumlah tantangan operasional. Faktor cuaca ekstrem, terik matahari, hingga masalah teknis seperti ban bocor kerap menjadi penghambat mobilitas mereka. Di samping itu, regulasi terkait penggunaan ruang publik dan perizinan jualan di area pejalan kaki masih membutuhkan kepastian dari pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....