Selada Air, Sayur Unik Asal Eropa yang Jadi Gorengan Populer
- 12 Agt 2026 15:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Jukut atau selada air (Nasturtium officinale) merupakan salah satu jenis sayuran hijau akuatik yang tumbuh subur di wilayah perairan jernih atau daerah pegunungan yang sejuk. Sayuran ini memiliki daun berukuran kecil, bertekstur renyah, serta menyimpan cita rasa segar dengan sedikit sentuhan pedas yang khas. Dalam tradisi kuliner Nusantara, selada air kerap diolah menjadi campuran tumisan, sayur bening, hingga lalapan segar pendamping sambal.
Belakangan ini, Sayur selada air ini mulai bergeser dari sekadar lalapan mentah menjadi hidangan gorengan renyah yang amat digemari. Teknik memasak dengan menggorengnya sebentar dalam minyak panas mampu mengubah teksturnya menjadi sangat garing. Sensasi kriuk yang berpadu dengan gurihnya bumbu menjadikan jukut goreng hidangan favorit baru di berbagai rumah makan hingga kedai kekinian.
Di balik kelezatannya, selada air menyimpan gudang manfaat bagi kesehatan tubuh karena kaya akan vitamin A, C, K, serta zat besi dan kalsium. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya dinilai efektif melawan radikal bebas, menjaga kesehatan jantung, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kadar serat yang baik pada jukut juga membantu melancarkan sistem pencernaan dan mendukung program diet sehat.
Meskipun sudah sangat akrab dengan lidah masyarakat Indonesia, selada air sebenarnya bukan tanaman asli Nusantara, melainkan berasal dari kawasan Eropa dan Asia Barat. Tumbuhan ini masuk ke kawasan tropis melalui jalur perdagangan masa lampau dan sangat mudah beradaptasi di dataran tinggi Indonesia yang sejuk, seperti kawasan pegunungan Jawa, Sumatra, hingga Sulawesi. Karena pertumbuhannya yang liar dan melimpah di tepi aliran air bersih, banyak yang mengira jukut merupakan tanaman asli lokal.
Proses mengolah selada air memerlukan kecermatan ekstra, terutama pada bagian pencucian sebelum dimasak. Karena tumbuh di area basah atau perairan, bagian batang dan daun jukut rawan dihinggapi kotoran serta mikroorganisme halus. Mencucinya dengan air mengalir yang bersih—atau merendamnya sebentar dalam air garam—sangat dianjurkan agar sayuran aman dikonsumsi.
Perkembangan tren kuliner saat ini membuktikan bahwa bahan pangan yang sederhana mampu naik kelas melalui inovasi pengolahan yang tepat. Kehadiran jukut goreng tak hanya memanjakan lidah para pecinta kuliner garing, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi para pelaku usaha mikro di bidang kuliner Nusantara.
Memadukan selada air ke dalam menu harian menjadi langkah cerdas untuk menikmati sajian lezat sekaligus bernutrisi. Baik disajikan sebagai hidangan tumis yang menyehatkan maupun dijadikan camilan garing yang menggugah selera, jukut tetap menjadi pilihan kuliner hijau yang selalu menarik untuk dinikmati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....