Buah Kawista, Si Buah Langka Khas Rembang yang Punya Cita Rasa Unik

  • 11 Agt 2026 09:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Kawista merupakan salah satu buah lokal Indonesia yang memiliki karakteristik unik. Buah ini dikenal dengan kulitnya yang keras, aroma khas, serta cita rasa yang sering disebut menyerupai cola atau sarsaparilla. Di Indonesia, salah satu daerah yang cukup identik dengan buah kawista adalah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Berbicara mengenai kawista di Indonesia memang tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Rembang sebagai salah satu sentra buah kawista. Keberadaan kawista juga menjadi bagian dari kekayaan buah lokal Jawa Tengah.

Kawista juga dikenal dengan nama ilmiah Limonia acidissima. Dalam sejumlah dokumen pemerintah, nama ilmiah kawista juga ditemukan dalam bentuk nomenklatur lama, seperti Feronia limonia. Mengutip dari website visitjawatengah.jatengprov.go.id salah satu ciri paling mudah dikenali dari kawista adalah kulit atau cangkangnya yang sangat keras.

Melalui laman visitjawatengah.jatengprov.go.id menggambarkan kawista sebagai buah yang bentuknya menyerupai melon, tetapi berukuran lebih kecil dan mempunyai kulit atau tempurung yang keras. Keunikan cita rasa kawista bahkan membuat buah ini dikenal dengan sebutan "Java Cola", karena rasanya dianggap memiliki kemiripan dengan cola atau sarsaparilla.

Kawista mempunyai potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan. Salah satu produk yang paling terkenal adalah sirup kawista. Tidak hanya dibuat menjadi sirup, masyarakat juga dapat mengembangkan kawista menjadi berbagai produk olahan lainnya. Pemerintah Kabupaten Rembang pernah menyelenggarakan Festival Olahan Pangan dan Minuman Kawista untuk memperkenalkan berbagai inovasi berbahan dasar buah tersebut.

Keberadaan kawista menjadi salah satu contoh bahwa Indonesia memiliki keragaman buah lokal yang sangat besar. Sayangnya, tidak semua buah lokal tersebut dikenal oleh generasi muda.

Kawista memberikan contoh menarik bagaimana sebuah buah lokal dapat berkembang menjadi identitas kuliner daerah. Di Rembang, buah ini tidak hanya dikonsumsi secara langsung, tetapi juga diolah menjadi sirup dan berbagai makanan kreatif.

Dengan pengembangan yang tepat, kawista berpotensi menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas kuliner daerah. Apalagi pemerintah daerah telah mendorong pengembangan produk pangan lokal dan pemanfaatan potensi daerah.

Karena itu, mengenalkan kawista kepada masyarakat bukan sekadar memperkenalkan buah yang jarang ditemui. Lebih dari itu, upaya tersebut merupakan bagian dari menjaga keberadaan pangan lokal dan kekayaan hayati Indonesia.

Pemanfaatan kawista menjadi sirup dan berbagai produk makanan menunjukkan bahwa buah lokal ini memiliki potensi kuliner dan ekonomi yang menarik. Dengan semakin banyaknya inovasi, promosi, serta pengenalan kepada generasi muda, kawista diharapkan tidak hanya dikenal sebagai buah langka, tetapi juga sebagai salah satu kekayaan kuliner Nusantara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....