Kelezatan Ayam Bakar Roso Surabaya yang Melegenda sejak 1997
- 04 Agt 2026 13:33 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Kuliner Ayam Bakar Roso yang terletak di Pasar Sinar Baru, Rungkut, Surabaya, tetap eksis dan terus memikat hati para pencinta kuliner hingga saat ini. Berdiri sejak tahun 1997, warung makan sederhana ini telah menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris di Kota Pahlawan yang konsisten menjaga cita rasa khasnya selama lebih dari dua dekade.
Kelezatan sajian Ayam Bakar Roso ini terletak pada perpaduan rasa manis dan gurih yang meresap sempurna hingga ke dalam daging. Ayam disajikan dengan baluran bumbu bakar manis serta dilengkapi urap-urap dengan cita rasa yang khas dan lezat. Perpaduan tersebut semakin sempurna saat disantap bersama pedasnya sambal yang semakin memperkaya cita rasa di setiap gigitan.
Kepopuleran Ayam Bakar Roso ternyata tidak hanya dikenal oleh warga lokal Surabaya, tetapi juga telah merambah hingga ke luar pulau bahkan luar negeri. Tak jarang para pelanggan setia yang berdomisili di tempat jauh tetap menyempatkan diri untuk singgah dan memborong hidangan favorit mereka saat berkunjung ke kota ini.
Pengalaman unik datang dari salah satu pelanggan asal Timika, Papua, yang setiap kali berkesempatan berkunjung ke Surabaya selalu memesan hingga 20 porsi untuk dibawa pulang sebagai buah tangan. Tak kalah berkesan, ada pula pelanggan yang kini telah menetap di Jepang selalu menyempatkan membeli 5 pack ayam bakar setiap kali pulang ke kampung halaman untuk mengobati rasa rindu akan kuliner Nusantara.
Bu Ani, pemilik sekaligus sosok di balik resep lezat Ayam Bakar Roso, mengaku bersyukur dan terharu atas kesetiaan para pelanggannya. Memulai usahanya saat masih berusia 35 tahun, kini di usianya yang telah memasuki kepala enam, ia sering mendengar langsung pujian serta cerita dari para pelanggan yang rela datang jauh-jauh demi menikmati racikan masakan tangannya.
Perjalanan usaha kuliner ini tentu tak lepas dari pasang surut. Dulu, Ayam Bakar Roso sempat memiliki beberapa cabang dan menerima banyak pesanan dalam jumlah besar. Namun, hantaman wabah flu burung yang sempat melanda beberapa tahun silam membuat usaha ini beradaptasi, hingga akhirnya kini hanya berfokus pada cabang pertama yang dikelola sendiri oleh Bu Ani.
Meski kini tidak lagi membuka cabang dan fokus melayani pembelian langsung di warung Pasar Sinar Baru Rungkut, kehangatan pelayanan serta keaslian rasa Ayam Bakar Roso tak pernah berubah. Kehadiran warung ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional yang diolah dengan ketulusan akan selalu memiliki tempat istimewa di hati para penikmatnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....