Jemblem, Cermin Kekayaan Kuliner Tradisional Indonesia
- 08 Agt 2026 08:41 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Indonesia memiliki beragam jajanan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah kue jemblem, camilan sederhana berbahan dasar singkong yang memiliki cita rasa manis dan gurih. Kue ini cukup dikenal di wilayah Jawa Timur dan menjadi salah satu olahan tradisional yang memanfaatkan bahan pangan lokal.
Jemblem dibuat dari singkong yang diparut, kemudian dapat dicampur dengan kelapa parut dan sedikit garam. Adonan tersebut dibentuk menjadi bulatan atau bentuk lonjong dengan isian gula merah di bagian tengahnya. Setelah itu, jemblem digoreng hingga bagian luarnya berwarna kuning kecokelatan.
Saat disantap dalam keadaan hangat, gula merah di dalamnya akan terasa manis dan lembut. Daya tarik utama jemblem terletak pada perpaduan rasa dan teksturnya. Bagian luar jemblem yang digoreng menghasilkan tekstur yang cenderung renyah, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut. Isian gula merah memberikan rasa manis yang berpadu dengan rasa gurih dari singkong dan kelapa.
Jemblem juga memiliki beberapa sebutan di daerah lain. camilan ini dikenal pula dengan nama cemplon di beberapa daerah. Sementara itu, Di Jawa Barat sajian ini biasa disebut misro, sedangkan di Jawa Tengah biasa disebut dengan klenyem.
Salah satu kelebihan jemblem adalah bahan pembuatannya yang sederhana. bahan dasar yang digunakan antara lain 500 gram singkong, 100 gram kelapa parut, 100 gram gula merah, garam, dan minyak goreng.
Cara membuatnya pun cukup mudah. Singkong diparut dan dicampur dengan kelapa parut serta garam. Adonan kemudian diambil secukupnya, dibentuk dan diberi gula merah sebagai isian. Setelah ditutup rapat, adonan digoreng menggunakan minyak panas dengan api sedang sampai matang dan berwarna kuning kecokelatan.
Di tengah banyaknya makanan modern, kue jemblem menjadi salah satu contoh jajanan tradisional yang masih menarik untuk dilestarikan. Penggunaan singkong sebagai bahan utama menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat dibuat dari bahan lokal yang sederhana dan mudah diperoleh.
Selain dikonsumsi sebagai camilan keluarga, jemblem juga berpotensi dikembangkan sebagai produk kuliner. Bentuk dan kemasannya dapat dibuat lebih menarik tanpa menghilangkan karakter khasnya, sementara variasi ukuran maupun penyajian dapat disesuaikan dengan selera konsumen. Kue jemblem juga dapat dikreasikan dengan berbagai varian rasa kekinian sebagai isian di dalamnya seperti rasa coklat, keju, kacang hijau, atau varian modern seperti green tea, matcha atau selai buah untuk pilihan rasa yang lebih bervariasi.
Kue jemblem membuktikan bahwa makanan sederhana dapat memiliki daya tarik tersendiri. Perpaduan singkong, kelapa, dan gula merah menghasilkan camilan yang tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia. Oleh karena itu, mengenalkan dan mengembangkan kembali jemblem dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga keberadaan jajanan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Berikut resep dan cara membuat kue jemblem (dikutip dari laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia)!
Kue Jemblem
Bahan-bahan :
500 gram singkong parut
100 gram kelapa parut kasar
1/2 sendok teh garam
1/8 sendok teh vanili bubuk
75 gram gula merah sisir untuk isi
minyak untuk menggoreng
Cara membuat :
1.Aduk rata singkong, kelapa parut, garam, dan vanili bubuk. Aduk rata.
2.Ambil sedikit campuran singkong. Beri gula merah.
3.Bentuk lonjong sambil dipadatkan.
4.Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang sampai matang dan kuning kecokelatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....