Surabaya Jadi Penutup Roadshow Indomilk, Dorong Inovasi Pastry dan Coffee Pairing
- 30 Jul 2026 19:24 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Indomilk FnB Solutions mendorong pelaku industri makanan dan minuman di Surabaya menghadirkan inovasi menu pastry yang dipadukan dengan kopi. Langkah tersebut dilakukan melalui Indomilk Bakepreneur Roadshow bertajuk The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing di Sky Lounge, The Westin Surabaya, Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan itu diikuti chef, baker, pelaku hotel, pemilik kafe, hingga pelaku usaha kuliner. Program tersebut menjadi penutup rangkaian roadshow yang sebelumnya digelar di Bandung, Bali, Semarang, dan Medan.
General Manager Cold Chain PT Indolakto, Adryan Widodo, mengatakan industri F&B perlu memanfaatkan tren konsumsi kopi yang terus bertumbuh. Menurutnya, peluang tersebut dapat dioptimalkan melalui inovasi menu pendamping yang menarik.
"Sinergi antara sajian makanan berkualitas dan kebiasaan minum kopi masyarakat merupakan peluang emas yang harus ditangkap secara jeli oleh para pemilik bisnis. Melalui roadshow di lima kota ini, Indomilk FnB Solutions ingin mendampingi pelaku F&B mengoptimalkan peluang tersebut secara komersial lewat strategi coffee pairing dan kreasi bite-sized pastry yang aplikatif," kata Adryan.
Ia menjelaskan, tantangan kenaikan harga bahan baku mendorong pelaku usaha menjaga keuntungan tanpa mengurangi kualitas produk. Salah satu caranya dengan menghadirkan menu inovatif yang mampu meningkatkan nilai penjualan.
Berdasarkan survei Jakpat 2025, sebanyak 46 persen masyarakat Indonesia merupakan konsumen kopi harian. Temuan itu menunjukkan budaya minum kopi tetap bertahan meski daya beli masyarakat mengalami tekanan.
President Indonesia Pastry and Bakery Society, Chef Louis Tanuhadi, menilai kreativitas menjadi kunci menghadapi tantangan industri kuliner. Pelaku usaha, menurutnya, perlu menciptakan menu yang berbeda dengan memanfaatkan bahan baku lokal berkualitas.
"Tantangan terbesar para chef dan pemilik usaha kuliner hari ini adalah bagaimana menjaga roda bisnis tetap sehat dan menguntungkan saat harga bahan baku terus meningkat. Mari bersama-sama menjadi game changer dengan menciptakan diferensiasi menu yang unik sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya melalui pemanfaatan produk berkualitas tinggi tanpa bergantung pada bahan baku impor," ujarnya.
Dalam demonstrasi memasak, Chef Louis memperkenalkan berbagai kreasi pastry, seperti Lemon Raspberry Madeleine, Orange Cacao Spice Bread, Tiramichoux, Chocolate Sablé Cookie Caramel, Gluten-Free Moringa Financier, hingga Quiche Soto Ayam.

Sementara itu, Chef de Cuisine Magnolia Restaurant, Bagus Triandono, menghadirkan sentuhan modern pada kuliner khas Surabaya melalui Rawon Wagyu dan Tahu Tek. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi cara memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada lebih banyak masyarakat.
"Kami memilih Rawon Wagyu dan Tahu Tek karena keduanya merupakan kuliner khas Surabaya yang sangat digemari. Harapan kami, kekayaan kuliner Surabaya terus berkembang melalui berbagai inovasi," ucap Bagus.
Hasil kolaborasi tersebut akan dilanjutkan melalui program Dessert Galore di Sky Lounge The Westin Surabaya mulai 1 Agustus hingga 30 September 2026. Pengunjung dapat menikmati berbagai bite-sized pastry yang dipadukan dengan racikan kopi premium.
Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto, Prita Utami Maheswari, mengatakan Indomilk FnB Solutions tidak hanya menyediakan produk dairy, tetapi juga menjadi mitra bisnis bagi pelaku industri F&B. Perusahaan menghadirkan beragam solusi produk untuk membantu menjaga kualitas sekaligus efisiensi biaya produksi.
Menurutnya, Indomilk Bakepreneur Roadshow diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak inovasi menu bercita rasa lokal yang mampu meningkatkan daya saing industri makanan dan minuman Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....