Kisah Tangguh Soto Ayam Pak Breng Undaan Wetan yang Bertahan Pasca-Pandemi
- 03 Jun 2026 07:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya— Di tengah gempuran kuliner modern yang terus membanjiri Kota Metropolitan Surabaya, keberadaan kuliner tradisional yang otentik tetap memiliki tempat spesial di hati para pencinta setianya. Salah satu destinasi kuliner legendaris yang wajib dikunjungi adalah Warung Soto Ayam Pak Breng Undaan Wetan, sebuah permata kuliner yang konsisten mempertahankan cita rasa asli khas Surabaya sejak pertama kali dirintis pada tahun 2014.
Apa yang membuat Soto Ayam Pak Breng begitu istimewa dan memikat? Jawabannya terletak pada komitmen sang pemilik dalam meracik bumbu. Berbeda dengan warung soto kebanyakan yang kerap memodifikasi rasa demi kepraktisan, Soto Pak Breng menyajikan keaslian rasa Surabaya murni dengan menggunakan kombinasi bumbu-bumbu rempah yang murni tanpa bahan campuran instan yang mengubah rasa dasarnya.
Kuah sotonya yang kuning keemasan, hangat, dan gurih berpadu sempurna saat disiramkan di atas semangkuk nasi yang dilengkapi dengan suwiran ayam, taburan koya yang melimpah, irisan telur rebus, serta siraman sambal merah segar yang menggugah selera. Setiap sendokan menghadirkan harmoni rasa yang paa. Asin, gurih, dan segar, yang dirancang khusus agar benar-benar klop dengan lidah masyarakat Surabaya asli yang menyukai karakter masakan tegas dan berani.
Bagi para petualang kuliner, menu yang paling banyak diburu di warung ini adalah varian soto dengan isian ceker ayam yang empuk, dipadukan secara spesial dengan telur muda (uritan) atau jeroan. Tekstur ceker yang lembut serta gurihnya uritan memberikan sensasi kemewahan tersendiri dalam menikmati semangkuk soto tradisional Suroboyo.
Warung Soto Ayam Pak Breng menawarkan variasi isian soto yang dapat disesuaikan dengan selera pelanggan, baik disajikan dengan nasi dicampur maupun dipisah: Soto Spesial (Uritan / Telur Muda): Rp 30.000. Soto Dada / Paha / Sayap / Kulit / Campur: * Nasi Dicampur: Rp 18.000. Nasi Dipisah: Rp 22.000. Soto Ceker (Per Porsi): Rp 17.000. Tambahan Telur Muda / Jeroan: +Rp 5.000
Sebelum badai pandemi melanda dunia, bisnis kuliner Soto Pak Breng sempat mengalami masa keemasan yang luar biasa. Dinamika usaha yang positif membuat Pak Breng sukses membuka banyak cabang yang tersebar di wilayah strategis Kota Surabaya, mulai dari kawasan Arjuno, Perak, Undaan, Genteng, hingga Wonokromo. Seluruh cabang tersebut dikelola secara mandiri langsung oleh Pak Breng dengan bantuan para karyawannya.
“Dulu cabangnya banyak, sekarang tinggal ini aja. Mungkin orang udah tahu semua lah ya kalau Soto Pak Breng di Arjuno ada, Perak ada, Undaan ada, Genteng ada, Wonokromo ada. Karena waktu itu kena Corona, sekarang cuma buka disini aja." Ujar Pak Breng.
Namun, hantaman keras pandemi Corona (COVID-19) beberapa tahun lalu mengubah peta bisnis secara drastik. Pembatasan mobilitas sosial dan penurunan daya beli masyarakat memaksa Pak Breng mengambil keputusan berat untuk merestrukturisasi usahanya. Satu per satu cabang di berbagai daerah terpaksa ditutup demi efisiensi operasional.
Kini, pasca-pandemi, Soto Ayam Pak Breng memilih memusatkan seluruh dedikasi, resep rahasia, dan pelayanan terbaiknya di satu-satunya tempat pusat yang tersisa ini. Strategi pemusatan ini justru membuat kualitas rasa soto menjadi semakin terjaga dan terkontrol langsung oleh tangan Pak Breng, menjadikannya destinasi yang semakin eksklusif bagi para pencari kuliner otentik.
Bagi Anda yang ingin mencicipi langsung kelezatan Soto Pak Breng, warung tenda hijau ini terletak di Jl. Undaan Wetan No. 1, Surabaya. Warung ini melayani pelanggan setia setiap hari dengan ketentuan waktu:
Hari Biasa (Senin s.d. Sabtu): Hanya buka pada sore hingga malam hari, mulai pukul 16.00 WIB sampai 23.00 WIB. Sangat cocok sebagai pilihan menu makan malam yang menghangatkan tubuh.
Hari Minggu & Hari Libur / Hari Besar: Buka lebih awal sejak pagi hari, mulai pukul 06.30 WIB. Istimewanya, warung ini tetap buka pada hari raya, menjadikannya andalan sarapan keluarga saat momen liburan nasional.
Keberadaan Soto Ayam Pak Breng menjadi bukti nyata bahwa konsistensi rasa, ketulusan bumbu murni, dan ketangguhan mental dalam menghadapi krisis adalah kunci utama sebuah warung kuliner tradisional dapat terus dicintai melintasi waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....