Martabak Telur Aceh, Kuliner Khas Berempah dengan Cita Rasa Unik
- 17 Apr 2026 16:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Apa kamu pecinta martabak? jika ya, apakah kamu pernah mencoba martabak telur khas Aceh? Martabak telur merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Namun, di antara berbagai jenis martabak, martabak telur khas Aceh memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari martabak pada umumnya.
Mengutip dari laman indonesiakaya.com, Martabak Aceh dikenal dengan cita rasa gurih yang kuat karena penggunaan rempah-rempah khas. Berbeda dengan martabak lainnya, martabak Aceh disajikan dengan kulit renyah berbalut telur dadar.
Martabak Aceh menawarkan cita rasa yang kompleks dengan perpaduan kulit martabak yang renyah, telur dadar yang gurih, dan bumbu yang harum. Kulit martabaknya tipis dan renyah, kemudian dipadukan dengan acar bawang dan cabai hijau untuk memberikan sensasi segar saat disantap. Hidangan ini jelas berbeda dari martabak pada umumnya, baik dari segi tampilan maupun kelezatannya.
Isian utamanya terdiri dari telur, daging sapi atau ayam cincang, serta bumbu kari yang kaya aroma. Daging tersebut dimasak bersama berbagai rempah, seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, ketumbar, dan lada. Perpaduan rempah-rempah ini menghasilkan aroma khas yang menggoda dan cita rasa yang kuat.
Berbeda dari martabak telur biasa, martabak Aceh memiliki tampilan yang unik. Telur tidak berada di dalam lipatan kulit, melainkan membungkus bagian luar sehingga sekilas menyerupai telur dadar.
Sementara itu, bagian “kulit” justru berada di dalam dan biasanya terbuat dari adonan mirip roti canai. Selain itu, martabak Aceh sering disajikan dengan kuah kari kental sebagai pelengkap. Perpaduan tekstur renyah, lembut, dan kuah gurih menjadikan hidangan ini semakin istimewa.
Martabak Aceh tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga mencerminkan akulturasi budaya. Hidangan ini dipengaruhi oleh budaya India dan Timur Tengah, terutama dalam penggunaan rempah-rempah dan teknik memasak.
Hal ini menunjukkan bahwa Aceh sebagai wilayah strategis dalam jalur perdagangan masa lalu turut menerima berbagai pengaruh kuliner dari luar, yang kemudian diadaptasi menjadi cita rasa lokal yang khas. Sajian ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi simbol kekayaan kuliner Aceh yang patut dijaga dan dilestarikan.
Rasanya yang kaya rempah membuatnya menjadi salah satu kuliner Nusantara yang wajib dicoba. Nah berikut resep yang dapat dicoba (dikutip dari laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, budaya-indonesia.org). Selamat mencoba!
Martabak Telur Aceh
Bahan utama :
Minyak sayur untuk menggoreng secukupnya
Bahan untuk adonan telur :
9 butir telur ayam
2 batang seledri, iris tipis
2 batang daun bawang, iris tipis
¼ kg udang ukuran kecil dan dada ayam rebus, keduanya dicincang kasar
2 siung bwang putih, cincang halus
1 buah bawang bombay, iris tipis
1 ½ sdt garam
Untuk menumis, gunakan minyak sayur sebanyak 2 – 3 sdm
Bahan adonan kulit martabak :
2 butir telur
400 gram tepung terigu, gunakan merek Serbaguna
50 gram mentega
1 sdt garam
½ gelas air lebih dikit, sekitar 150 – 175 ml
Acar (disertai pembuatan untuk disimpan semalaman) :
150 gram bawang merah, potong sesuai keinginan
100 gram cabai hijau, siangi
2 sdt cuka masak
1 ½ sdm gula pasir
½ sdt garam
Cara membuat martabak telur aceh :
Pertama, mari kita buat adonan telurnya :
1.Panaskan minyak sayur.
2.Tumis bumbu pada bahan adonan telur (bawang putih dan bombay).
3.Tambahkan sisa bahan pelengkap, tunggu matang, angkat.
4.Tuang bumbu tumisan dalam wadah secukupnya, tuangkan telur, aduk rata.
5.Adonan telur siap pakai.
Kedua, kita lanjut membuat adonan kulit :
1.Pada satu wadah, campur terigu, mentega, dan garam. Aduk beberapa menit.
2.Masukkan telurnya, aduk lagi sembari dituangi air sedikit demi sedikit hingga adonan kalis.
3.Ambil adonan seukuran 75 gram, kemudian dibulatkan pakai tangan berlapis plastik ataupun tidak. Terus lakukan hingga adonan habis.
4.Rendam terlebih dahulu adonan ke dalam minyak sayur, tutup dengan kain selama 60 menit.
5.Adonan kulit siap diolah.
Terakhir, kita masuk ke proses pembuatan martabak :
1.Ambil 1 bulatan adonan, pipihkan dengan alat penggilas setipis mungkin.
2.Gulung adonan dengan memusatkannya ke tengah, kemudian gilas lagi sampai tebalnya ½ cm (diameter 15 cm).
3.Panaskan 3 sdm minyak pada wajan gepeng, berdiameter 30 cm.
4.Goreng adonan kulit sampai kedua sisi matang dan berwarna kecokelatan, angkat.
5.Lakukan penggilasan dan penggorengan adonan hingga habis, pisahkan.
6.Panaskan 3 sdm minyak pada wajan martabak tadi, tuang ½ bagian adonan telur, ratakan hingga memenuhi lebar wajan.
7.Ketika telur menggembung padat dan berwarna kecokelatan, letakkan 1 lapis kulit martabak goreng tadi ke bagian tengah.
8.Kemudian, lipat semua sisi telur ke bagian tengah hingga kulit terbungkus oleh telur.
9.Bolak-balik proses penggorengan hingga kedua sisi telur matang, angkat.
10.Ulangi proses hingga adonan telur habis.
11.Sebelum disajikan, potong-potong martabak dan siapkan juga acarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....