Sejarah Tahu Takwa (Tahu Kuning) Khas Kediri

  • 24 Sep 2025 13:18 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Tahu Kuning atau dikenal dengan sebutan Tahu Takwa merupakan salah satu oleh-oleh khas Kota Kediri yang tidak akan terlewatkan saat kita berkunjung ke kota tersebut. Tapi tahukah kamu asal usul dari tahu kuning ini, berikut ulasannya. Mengutip dari https://dpmptsp.kedirikota.go.id/ (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kediri) dan berbagai sumber lainnya, makanan khas kota kediri ini berasal dari Tiongkok yang dibawa masuk ke Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu.

Berawal dari migrasi orang Tiongkok ke Indonesia sekitar tahun 1900-an. Lauw Soe Hoek (Bah Kacung), Liem Ga Moy dan Kaou Loung dikenal sebagai pelopor pembuat tahu kuning, dan sampai saat ini masih diteruskan oleh keturunannya, kecuali keturunan dari Kaou Loung. Mereka memilih kota Kediri karena terdapat kesamaan karakteristik atau kualitas air dengan daerah asal mereka di Tiongkok. proses pembuatan tahu kuning tidaklah mudah, kualitas air juga berpengaruh terhadap hasil akhirnya, sementara untuk warna kuning pada tahu ini terinspirasi dari banyaknya bangunan bernuansa kuning di sepanjang jalan kota kediri saat itu, sehingga dibuatlah tahu kuning sebagai simbol hubungan antara Tiongkok dan Kediri.

Tahu kuning disebut juga "Tahu Takwa", nama ini berasal dari sebutan suku Hokkian "Kwa", yang kemudian berubah menjadi "Takwa" karena pengaruh asimilasi dan pelafalan oleh orang jawa. warna kuning pada tahu dihasilkan dari air rendaman kunyit sebagai pewarna alami. Berbeda dengan tahu pada umumnya, tahu takwa memiliki warna kuning cerah, bertekstur padat, lembut, kenyal, dan tidak mudah hancur. Selain itu dari segi rasa, tahu ini memiliki rasa yang lebih gurih alami. Jika digoreng, bagian luarnya kering dan renyah, sedangkan bagian dalam tetap lembut dan kenyal. Tahu takwa dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah atau dikreasikan dengan bahan-bahan lain menjadi berbagai masakan.

Manfaat dari tahu kuning tidak jauh berbeda dengan tahu lainnya, karena dibuat dari bahan dasar yang sama, yaitu kedelai. unsur protein yang terdapat pada kedelai dapat menurunkan risiko penyakit jantung karena di dalamnya mengandung fitosterol (minyak tumbuhan) yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penyumbatan jantung. Selain itu, juga mengandung isoflavon yang dapat mencegah penyakit kanker, seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Tahu kuning hasil fermentasi juga dapat meningkatkan pembentukan vitamin K yang baik untuk mencegah peredaran darah berlebih saat terjadi luka, serta meningkatkan produksi hormon insulin yang dapat menurunkan kadar gula darah. Kandungan curcumin pada kunyit juga mengandung anti-inflamasi alami dan meningkatkan neurotropic untuk kecerdasan otak.

Salah satu kuliner khas kota Kediri ini selalu menjadi pilihan utama sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Kediri, terutama pada saat moment lebaran. Untuk harganya sekitar Rp. 4.000,- an per bijinya dan Rp. 40.000,- an per satu besek berisi 10 biji. Sentra pembuatan dan oleh-oleh tahu kuning ini berada di Jalan Yos. Sudarso, Jalan Pattimura dan Jalan Tinalan. Selain tahu takwa, di sentra atau toko oleh-oleh tersebut juga menyediakan berbagai variasi olahan tahu lainnya seperti tahu pong, stik tahu, dan lainnya. Jadi jika kamu berkunjung ke Kediri, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh yang satu ini ya…

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....