Benjolan pada Anak Jangan Dianggap Sepele!

  • 23 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Surabaya

RRICO.ID, Surabaya – Keberadaan benjolan pada tubuh anak kerap kali dianggap sebagai hal biasa oleh sebagian orang tua, terutama jika anak tidak mengeluhkan rasa sakit. Padahal, benjolan tersebut bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan medis segera. Menanggapi isu penting ini, RRI Pro 4 Surabaya kembali menyapa pendengar setia melalui siaran interaktif edisi akhir pekan.

Program acara "Dialog Komunitas Tanjung Perak Pagi" yang mengudara pada Minggu, 23 Agustus 2026, mengangkat topik krusial bertajuk "Benjolan Pada Anak Jangan Dianggap Sepele!". Diskusi edukatif ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam serta meningkatkan kewaspadaan para orang tua dalam memantau tumbuh kembang dan kondisi fisik buah hati mereka.

Hadir sebagai narasumber dalam dialog pagi ini adalah dr. Illona Okvita Wiyogo, Sp.BA., M.Ked.Klin., seorang dokter spesialis bedah anak dari RSIA Kendangsari Surabaya. Dalam pemaparannya, dr. Illona menegaskan pentingnya pemeriksaan awal terhadap segala bentuk benjolan yang muncul di bagian tubuh anak, seperti leher, lipatan paha, perut, hingga area kepala.

Menurut dr. Illona, jenis benjolan pada anak sangat bervariasi, mulai dari kelainan bawaan lahir, infeksi, kista, hingga massa tumor baik yang bersifat jinak maupun ganas. "Banyak orang tua yang menunda membawa anaknya ke dokter karena benjolan tersebut dipikir hanya dampak benturan atau pembengkakan kelenjar biasa. Padahal, diagnosis dini sangat menentukan keberhasilan terapi serta pemulihan anak," ujar dr. Illona dalam siaran langsung tersebut.

Dalam dialog interaktif ini, dijelaskan pula beberapa tanda bahaya (red flags) yang perlu diwaspadai orang tua. Benjolan yang membesar dalam waktu singkat, terasa keras saat diraba, tidak dapat digerakkan, atau disertai gejala sistemik seperti demam berulang, penurunan berat badan, serta anak tampak lemas harus segera mendapatkan evaluasi dari dokter spesialis bedah anak.

Antusiasme pendengar RRI Pro 4 Surabaya terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk melalui saluran telepon dan pesan singkat selama siaran berlangsung. Berbagai keluhan dan pengalaman orang tua dijawab secara lugas dan komprehensif oleh dr. Illona, sekaligus memberikan arahan mengenai langkah awal penanganan serta kapan saat yang tepat untuk melakukan tindakan medis.

Melalui program "Dialog Komunitas Tanjung Perak Pagi" ini, RRI Pro 4 Surabaya bersama RSIA Kendangsari berharap masyarakat semakin teredukasi untuk tidak melakukan tindakan mandiri yang berisiko, seperti memijat atau mengurut benjolan pada anak. Edukasi berkelanjutan ini diharapkan dapat mendorong para orang tua untuk lebih proaktif dalam memeriksakan kesehatan anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....