Pilih Susu Anak Tak Cukup Lihat DHA, AceKid Dorong Orang Tua Pahami Komposisi
- 08 Jun 2026 15:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemahaman orang tua terhadap komposisi produk nutrisi anak dinilai perlu terus ditingkatkan di tengah beragamnya pilihan produk yang tersedia di pasaran. Selain memperhatikan kandungan tambahan seperti DHA dan Omega, orang tua juga diimbau memahami bahan utama, proses produksi, hingga sumber bahan baku yang digunakan dalam produk nutrisi anak.
Perhatian terhadap kualitas nutrisi anak menjadi penting mengingat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari stunting, karies gigi, hingga risiko obesitas pada anak. Kondisi tersebut mendorong perlunya edukasi yang lebih luas agar orang tua dapat mengambil keputusan yang tepat dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
Hal itu mengemuka dalam peluncuran produk nutrisi anak AceKid yang diperkenalkan melalui kolaborasi FEIHE International dan MAKUKU di Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, isu transparansi komposisi dan pentingnya literasi nutrisi bagi orang tua menjadi salah satu pembahasan utama.
Pendiri dan CEO FEIHE International, Leng Youbin, mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang dipilih untuk pengembangan pasar AceKid karena kebutuhan akan edukasi nutrisi anak yang masih besar. "Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi AceKid karena kami ingin membawa standar yang sama dengan di negara-negara maju ke Indonesia karena kami percaya, setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik. Hal ini muncul dari pengalaman kami mengunjungi Indonesia beberapa tahun yang lalu. Melalui AceKid, kami ingin menghadirkan pilihan nutrisi anak yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia," ujar Leng.
Menurut Leng, produk tersebut menggunakan susu segar (natural whole milk) sebagai bahan dasar utama yang berasal dari sumber yang dapat ditelusuri. Selain itu, proses produksinya menggunakan sistem one-step fresh yang diklaim mampu menjaga kualitas bahan baku hingga ke tangan konsumen. Produk tersebut juga diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.
Sementara itu, Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), menegaskan pentingnya orang tua memahami label komposisi produk secara menyeluruh. "Orang tua perlu lebih kritis dalam membaca label produk nutrisi anak. Selama ini, banyak orang tua cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti AHA, DHA, Omega-3, dan Omega-6, padahal komposisi utama penting untuk dipahami," kata Rini.
Ia menjelaskan bahwa urutan komposisi pada label produk menunjukkan proporsi kandungan terbesar hingga terkecil. "Kandungan yang tercantum pertama di dalam urutan komposisi menunjukkan komponen terbesar dalam suatu produk. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kualitas sumber bahan, proses produksi, serta ada atau tidaknya tambahan seperti gula atau pemanis tertentu. Dengan memahami komposisi secara lebih menyeluruh, orang tua dapat memilih produk nutrisi anak secara lebih tepat dan bertanggung jawab," ujarnya.
Dari sisi penelitian, pengembangan produk dilakukan melalui FEIHE Research Institute yang mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari bahan baku hingga manfaat yang dirasakan konsumen. Senior Scientist FEIHE International, Yang Zhang, Ph.D., menjelaskan bahwa FEIHE telah menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah terindeks SCI, memiliki 847 paten, menyelesaikan 12 uji klinis, serta berkontribusi dalam penyusunan 66 standar industri.
Menurut Yang, FEIHE juga bekerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan dan penelitian internasional, termasuk Harvard Medical School, Peking University, Tsinghua University, serta berbagai lembaga riset dari tujuh negara. "Rekam jejak ilmiah ini menjadi fondasi kepercayaan bagi FEIHE dalam menghadirkan produk yang dikembangkan berdasarkan data, riset, dan standar kualitas yang berkelanjutan," ujar Yang.
Pada kesempatan tersebut, AceKid juga menerima penghargaan Top Innovation Choice Award 2026 untuk kategori "Susu Formula yang Terbuat dari Natural Whole Milk dengan Sumber Susu yang Dapat Ditelusuri".
Selain memperkenalkan produknya, AceKid menunjuk Denny Sumargo dan Arnold Poernomo sebagai brand ambassador. Keduanya diharapkan dapat membantu menyampaikan pesan mengenai pentingnya peran orang tua dalam memahami kebutuhan nutrisi anak.
Meski demikian, pihak perusahaan menegaskan dukungannya terhadap pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama pada masa awal kehidupan. Penggunaan produk nutrisi anak juga dianjurkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak serta dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan agar pemenuhan gizi berlangsung secara tepat dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....