Minum Kopi setelah Makan Daging, Amankah?

  • 03 Jun 2026 09:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menikmati secangkir kopi setelah menyantap hidangan daging yang lezat memang terasa sangat menggiurkan bagi sebagian besar masyarakat. Kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas sehari-hari, baik sebagai pembuka pagi maupun pendamping berbagai aktivitas.

Namun, pertanyaan penting muncul: Apakah aman mengonsumsi kopi segera setelah makan daging?

Meskipun kopi dapat dipadukan dengan berbagai jenis makanan, mengombinasikannya dengan daging ternyata kurang disarankan oleh para ahli kesehatan. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa tanin dalam kopi yang dapat bereaksi dengan mineral penting seperti zinc atau seng yang terkandung dalam daging.

Tanin adalah senyawa alami yang memberikan rasa pahit pada kopi, namun juga memiliki kemampuan mengikat mineral dalam saluran pencernaan.

Berdasarkan informasi dari laman ayosehat.kemkes.go.id, zinc merupakan mineral esensial yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung berbagai fungsi vital. Mineral ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, serta mendukung proses sintesis DNA. Ketika tanin dalam kopi membentuk senyawa dengan zinc dari daging, proses penyerapan zinc dalam tubuh dapat berkurang secara signifikan.

Oleh karena itu, makanan kaya zinc seperti daging merah, ayam, tiram, udang, dan kacang-kacangan sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kopi. Idealnya, berikan jeda waktu antara menyantap makanan kaya zinc dan menikmati kopi agar penyerapan mineral tetap optimal. Kekurangan zinc dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti rambut rontok, diare, penurunan nafsu makan, hingga gangguan fungsi imun.

Selain memengaruhi penyerapan zinc, kandungan dalam kopi juga diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Kafein dalam kopi mampu menghalangi tubuh menyerap zat besi dari makanan, terutama jika dikonsumsi segera setelah makan. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Dampak negatif ini mungkin tidak terlalu signifikan bagi mereka yang memiliki kadar zat besi dalam darah normal. Namun, bagi individu yang mengalami kekurangan zat besi atau menderita anemia, konsumsi kopi setelah makan dapat memperburuk kondisi yang sudah ada. Anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan ekstrem, kulit pucat, sesak napas, dan jantung berdebar.

Para ahli merekomendasikan untuk memberi jeda waktu setidaknya satu hingga dua jam setelah makan sebelum menikmati secangkir kopi. Jeda ini memungkinkan tubuh menyerap nutrisi secara optimal sebelum kandungan dalam kopi mulai berpengaruh pada sistem pencernaan. Dengan demikian, manfaat gizi dari makanan yang dikonsumsi dapat dimaksimalkan tanpa terganggu oleh efek penghambatan dari tanin dan kafein.

Jika tetap ingin meminum kopi setelah makan namun tetap menjaga asupan gizi, pilihlah menu makanan yang rendah zinc atau zat besi saat menyantap hidangan utama. Alternatif lain, konsumsi kopi di antara waktu makan, misalnya dua jam setelah sarapan atau satu jam sebelum makan siang.

Yang terpenting, bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti anemia atau gangguan penyerapan mineral, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang lebih personal. Dengan pemahaman yang tepat, kebiasaan minum kopi tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan kebutuhan nutrisi harian tubuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....