Selftalk : Kebiasaan Bicara Sendiri saat Berkendara yang Bermanfaat

  • 20 Apr 2026 11:38 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Fenomena berbicara sendiri saat berkendara kerap dialami banyak orang tanpa disadari. Mulai dari mengobrol, bernyanyi, hingga melantunkan ayat suci Al-Qur’an, aktivitas ini sering terjadi ketika seseorang mengendarai motor atau mobil. Bahkan, tak sedikit yang merasa seperti sedang berdialog atau diwawancarai oleh orang lain di dalam pikirannya sendiri.

Kebiasaan ini seringkali menimbulkan pertanyaan, apakah hal tersebut merupakan sesuatu yang normal atau justru berkaitan dengan gangguan mental. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Dalam dunia psikologi, fenomena ini tergolong wajar dan umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Psikolog asal Surabaya, Ajeng Setyorini, menjelaskan bahwa perilaku tersebut merupakan bentuk dari proses mental alami yang dikenal dengan istilah self talk. Ia menyampaikan hal ini saat dihubungi Pro1 melalui sambungan telepon, Senin 20 April 2026.

“Dalam perspektif psikologi, fenomena ini dikenal dengan istilah self talk atau cara kita berbicara dengan diri sendiri. Ini sangat umum terjadi dan sebenarnya merupakan mekanisme alami yang dilakukan oleh otak manusia dalam kondisi tertentu,” ungkap Ajeng.

Menurutnya, kebiasaan ini lebih sering muncul saat seseorang sedang berkendara karena otak memasuki kondisi yang disebut sebagai mode auto pilot. Dalam kondisi ini, tubuh bekerja secara otomatis untuk mengendalikan kendaraan, sementara pikiran tidak sepenuhnya terfokus pada aktivitas tersebut.

“Karena tubuh sudah bekerja secara otomatis, bagian pikiran mulai ‘mengembara’ atau wandering. Di momen inilah otak mulai memproses banyak hal secara bebas, mulai dari mengingat kenangan, menyusun rencana ke depan, hingga bermain imajinasi,” jelasnya.

Ajeng menambahkan, kondisi ini justru dapat menjadi momen produktif secara mental. Tidak jarang seseorang menemukan ide baru atau solusi dari permasalahan yang sebelumnya sulit dipecahkan. Pikiran yang rileks membuat otak lebih leluasa dalam menghubungkan berbagai informasi.

Akibatnya, respons yang muncul bisa berupa gerakan bibir seperti berbicara, bernyanyi, atau berdoa tanpa disadari. “Aktivitas ini bisa membantu menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, hingga melatih kepercayaan diri saat kita menyemangati diri sendiri secara lisan. Jadi, itu justru pertanda baik bahwa otak kamu sedang aktif bekerja dan memproses berbagai hal dengan cara yang sehat,” pungkas Ajeng

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....