Jangan Lewatkan Sarapan, Ini Manfaatnya bagi Tubuh
- 13 Apr 2026 14:46 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Namun di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, tidak sedikit orang yang justru melewatkannya. Padahal, dalam berbagai penelitian menunjukkan bahwa sarapan memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan, konsentrasi, hingga keseimbangan energi tubuh sepanjang hari.
Salah satu manfaat utama sarapan adalah membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Laporan dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) 2017–2020 menunjukkan bahwa orang yang rutin sarapan memiliki asupan nutrisi yang lebih baik dan kualitas diet yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang melewatkannya. Bahkan, kebiasaan tidak sarapan dikaitkan dengan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
| Baca juga: Sarapan Telur Bantu Kendalikan Nafsu Makan |
Selain itu, sarapan juga berperan penting dalam menjaga energi dan metabolisme tubuh. Tinjauan ilmiah dalam jurnal Nutrients (2018) berjudul "Breakfast in Human Nutrition: The International Breakfast Research Initiative" menyebutkan bahwa sarapan membantu tubuh memenuhi kebutuhan energi dan meningkatkan kualitas asupan nutrisi harian serta berkontribusi pada kesehatan metabolik. Dengan kata lain, sarapan menjadi bahan bakar awal bagi tubuh setelah berpuasa semalaman.
Dari sisi kognitif, sarapan terbukti berpengaruh terhadap konsentrasi dan kinerja otak. Penelitian dalam jurnal BMC Public Health (2017) mengungkapkan bahwa konsumsi sarapan berkaitan dengan peningkatan fungsi kognitif jangka pendek, termasuk fokus dan daya ingat. Hal ini menjelaskan mengapa orang yang sarapan cenderung lebih siap menjalani aktivitas, baik di sekolah maupun di tempat kerja.
| Baca juga: Manfaat Memakan Telur Rebus saat Sarapan |
Tak hanya itu, sarapan juga berkaitan dengan kesehatan mental dan kesejahteraan. Studi besar dalam Nutrition Journal (2024) yang melibatkan lebih dari 150 ribu anak dan remaja dari 42 negara menemukan bahwa mereka yang rutin sarapan memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi, sementara yang melewatkan sarapan menunjukkan skor lebih rendah. Temuan ini memperkuat pentingnya sarapan dalam mendukung kondisi psikologis yang lebih baik.
Namun, pentingnya sarapan tidak hanya terletak pada kebiasaannya, tetapi juga kualitas makanan yang dikonsumsi. Para ahli menyarankan sarapan yang seimbang, mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin dan mineral. Dengan komposisi yang tepat, sarapan dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan di siang hari.
Di sisi lain, melewatkan sarapan juga memiliki dampak negatif yang tidak bisa diabaikan. Studi dalam jurnal BMC Public Health (2017) menyebutkan bahwa kebiasaan tidak sarapan dapat berdampak buruk pada kesehatan dan perilaku, terutama pada anak dan remaja. Hal ini menunjukkan bahwa pola makan pagi memiliki pengaruh jangka panjang terhadap kualitas hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....