Gubes UNAIR Soroti Covid-19 Berat Picu Kerusakan Alveolar

  • 26 Feb 2026 12:58 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Wabah penyakit coronavirus baru muncul di Wuhan, China, akhir Desember 2019 dan menyebar ke seluruh dunia. Iwan Sahrial Hamid, guru besar Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR, megatakan Infeksi Covid-19 berat menyebabkan kerusakan alveolar masif dan kegagalan pernapasan progresif.

Covid-19 umumnya dapat sembuh, tetapi memiliki tingkat kematian sekitar dua persen kasus. “Gejala utama berupa gangguan pernapasan dan demam memerlukan penanganan khusus," kata Iwan Sahria Hamid, Kamis, 26 Februari 2026.

WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi karena penyebaran cepat antar manusia. “Penularan masif terjadi melalui kontak erat dan droplet pernapasan," katanya.

Berbagai upaya penanganan dilakukan, mulai isolasi hingga pemberian obat antiretroviral dan terapi imun. “Belum tersedia obat spesifik yang mampu membunuh virus secara langsung," ujarnya.

Penelitian mengkaji penggunaan probiotik dengan tambahan kolostrum susu sapi sebagai pencegahan. “Uji dilakukan pada mencit yang diinjeksi vaksin Canine Corona Virus," ucapnya.

Vaksin Canine Corona Virus digunakan karena memiliki karakteristik mirip Covid-19 pada sistem pernapasan. Infeksi pada mencit menimbulkan gejala gangguan pernapasan serupa.

Probiotik terdiri dari mikroba baik yang membantu meningkatkan nilai nutrisi dan imunitas tubuh. Mikroba usus menghasilkan enzim yang menghambat perkembangan bakteri patogen.”

Kolostrum merupakan susu pertama setelah melahirkan yang kaya antibodi alami. Kandungan antibodi berperan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.”

Probiotik Lactobacillus dan kolostrum mampu mengurangi keparahan infeksi virus pada mencit. Penelitian menunjukkan penurunan ekspresi reseptor ACE-2 sebagai tempat perlekatan virus.

Terapi tersebut juga membantu memperbaiki komponen darah dan jaringan pencernaan. “Kerusakan epitel saluran pencernaan dapat dicegah secara berkelanjutan," ujarnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....