Waspadai TBC Ginjal, Picu Risiko Gagal Ginjal

  • 27 Jan 2026 21:12 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Penyakit tuberkulosis ternyata tidak hanya menyerang organ paru-paru melainkan juga dapat menginfeksi jaringan ginjal. Kondisi medis ini dikenal sebagai tuberkulosis ginjal yang sering kali terlambat terdeteksi karena minimnya gejala awal.

Dilansir dari Hello Sehat, tuberkulosis ginjal terjadi akibat penyebaran bakteri Mycobacterium tuberculosis melalui aliran darah. Bakteri tersebut umumnya berpindah dari infeksi primer di paru-paru menuju organ ginjal pasien.

Gejala penyakit ini sering kali menyerupai infeksi saluran kemih sehingga cukup sulit untuk didiagnosis. Pasien biasanya akan mengeluhkan urine berdarah serta nyeri pada bagian pinggang atau perut bawah.

Melansir KlikDokter, frekuensi buang air kecil yang meningkat drastis juga menjadi salah satu tanda klinis utama. Selain itu, penderita mungkin mengalami gejala sistemik berupa demam ringan dan penurunan berat badan.

Kelompok orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit serius ini. Pengidap HIV, diabetes, hingga pasien yang menjalani transplantasi organ merupakan kelompok yang sangat rentan terinfeksi.

Penanganan medis dilakukan melalui pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara rutin selama enam hingga sembilan bulan. Pasien dilarang keras menghentikan konsumsi obat tanpa instruksi dokter guna mencegah terjadinya resistensi bakteri.

Jika tidak segera ditangani, infeksi ini berisiko menyebabkan kerusakan struktural permanen hingga gagal ginjal stadium akhir. Tindakan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh ginjal mungkin diperlukan bila kerusakan organ sudah sangat parah.

Masyarakat diimbau segera melakukan pemeriksaan ke dokter apabila keluhan pada saluran kemih tidak kunjung membaik. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan nyawa penderita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....