Pelatihan FKH UNAIR Inspirasi UMKM Lamongan Kembangkan Produk Baru

  • 06 Okt 2026 00:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pelatihan pengolahan hasil peternakan FKH UNAIR menjadi pengalaman baru bagi pelaku UMKM asal Lamongan. Pelatihan di halaman kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, untuk menambah keterampilan sekaligus menginspirasi Devi mengembangkan produk baru.

Devi, pelaku UMKM asal Lamongam mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR. Sebelumnya, ia belum pernah mengolah daging, telur bebek, dan susu kambing menjadi pangan siap jual.

“Ini pertama kalinya saya ikut pelatihan membuat mie chlorella dari daging bebek dan yoghurt susu kambing,” ujarnya, Senin, 5 Oktober. Menurut Devi, pengalaman tersebut membuka peluang mengembangkan olahan pangan yang lebih kreatif.

“Ini menjadi pengalaman ke depan untuk membuat olahan yang lebih kreatif dan variatif,” katanya. Ia bahkan mempertimbangkan mengembangkan hasil pelatihan menjadi keripik atau produk lainnya.

Devi menilai penggunaan bahan dalam pembuatan mie menjadi salah satu hal menarik selama pelatihan. Ia sebelumnya lebih familiar dengan mie berbahan tepung dan telur.

“Hasilnya tadi enak, mantap, dan ternyata bikin sendiri pun mie-nya kenyal seperti kalau kita beli,” katanya. Menurutnya, bahan tersebut juga memiliki nilai tambah dari sisi gizi.

Pengetahuan yang diperoleh dinilai relevan dengan usaha Devi di bidang makanan dan katering. Hasil pelatihan berpotensi dikembangkan menjadi produk yang ditawarkan kepada pelanggan.

“Kalau ada pesanan makanan atau catering, kami bisa bikin mie chlorella seperti yang tadi dibuat. Begitu juga kalau ada pesanan yoghurt, kami bisa buat sendiri,” katanya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Prof Dr Widjiati drh MSi mengatakan pelatihan merupakan tahap awal pencanangan desa binaan FKH UNAIR. Kegiatan menyasar masyarakat, ibu-ibu PKK, dan pelaku UMKM.

“Kami berharap UMKM dapat mengembangkan ini sebagai produk lokal olahan khas Lamongan,” ujarnya. Menurutnya, keberlanjutan pelatihan diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, institusi, dan pemerintah.

Devi berharap pelatihan serupa terus dilanjutkan dengan pendampingan bagi pelaku UMKM. Dengan demikian, pengetahuan tersebut dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....