UNESA Gandeng Akademisi Jepang Bahas Tantangan AI dalam Pendidikan
- 08 Sep 2026 15:30 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin masuk ke berbagai aspek pendidikan menghadirkan persoalan baru. Di satu sisi, AI menawarkan peluang untuk membantu analisis kebutuhan, personalisasi pembelajaran, pengembangan bahan ajar, hingga evaluasi.
Namun di sisi lain, pemanfaatannya menuntut pendidik dan institusi pendidikan memahami batas, risiko, serta tujuan penggunaan teknologi tersebut.
Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kuliah tamu yang digelar Program Studi S3 Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bersama S3 Pendidikan IPS FISIPOL UNESA, Selasa, 8 September 2026.
Kuliah tamu bertajuk “Optimal Use of Artificial Intelligence (AI) in the Design, Development, and Evaluation of Education in Japan’s Digital Age” tersebut menghadirkan Prof. Shirai Katsuhisa, Ph.D. dari Aichi Toho University, Jepang.
Dalam kegiatan tersebut, mengupas persoalan utama dalam pemanfaatan AI di pendidikan bukan semata-mata kemampuan menggunakan teknologi.
Tantangan yang lebih besar adalah bagaimana AI ditempatkan dalam proses pendidikan tanpa menghilangkan pertimbangan pedagogis, kebutuhan peserta didik, peran pendidik, serta aspek etika dan keamanan data. Koordinator Program Studi S3 Teknologi Pendidikan FIP UNESA Prof. Dr. Mustaji, M.Pd., menilai perkembangan AI perlu ditempatkan sebagai bagian dari transformasi teknologi pendidikan yang tetap berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“AI bukan sekadar alat untuk mempercepat proses pembelajaran. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat untuk merancang pengalaman belajar yang relevan, adaptif, dan tetap menempatkan manusia sebagai pusat Pendidikan,” ujarnya.
Dalam konteks teknologi pendidikan, pemanfaatan AI perlu dikaitkan dengan pemahaman terhadap kebutuhan peserta didik, konteks kehidupan, perkembangan masa depan, serta model dan media pembelajaran yang digunakan. Senada dengan hal tersebut, Prof. Shirai Katsuhisa menjelaskan perkembangan AI membuat pendidik tidak cukup hanya memahami cara menggunakan berbagai perangkat berbasis kecerdasan buatan.
Mereka juga dituntut mampu menentukan kapan teknologi tersebut dibutuhkan, untuk tujuan apa, serta bagaimana dampaknya terhadap proses dan hasil belajar. “Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi. Kita harus mampu memahami mengapa teknologi itu digunakan, untuk siapa, dalam konteks apa, dan bagaimana dampaknya terhadap proses serta hasil belajar,” ujarnya.
Tantangan tersebut menjadi semakin penting karena AI dapat digunakan pada berbagai tahapan pendidikan, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan pembelajaran, pengembangan bahan ajar, personalisasi pengalaman belajar hingga evaluasi. Namun, pemanfaatan AI juga perlu mempertimbangkan validitas informasi, etika penggunaan, keamanan dan privasi data, serta kompetensi pendidik dalam memverifikasi dan mengambil keputusan berdasarkan keluaran teknologi.
Pengalaman Jepang menjadi relevan karena transformasi digital pendidikan tidak hanya berkaitan dengan adopsi teknologi, tetapi juga dengan bagaimana teknologi tersebut diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran. Bagi mahasiswa S3 Teknologi Pendidikan, pembahasan tersebut memberikan perspektif bahwa AI perlu dikaji bukan hanya sebagai perangkat teknologi, tetapi sebagai bagian dari persoalan desain dan inovasi pendidikan.
Melalui kuliah tamu ini, UNESA mendorong mahasiswa doktoral untuk mengembangkan kemampuan kritis dalam melihat pemanfaatan AI. Tujuannya bukan sekadar menghasilkan pengguna teknologi, melainkan akademisi yang mampu mengkaji dan mengembangkan pemanfaatan AI secara efektif, humanis, dan berkelanjutan.
Program Studi S3 Teknologi Pendidikan FIP UNESA sendiri memiliki visi mengembangkan ilmu teknologi pendidikan yang berorientasi pada solusi kreatif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan global. Pengembangan penelitian dan inovasi di bidang teknologi pendidikan menjadi bagian penting dari arah program studi tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....