Pakar Ekonomi UHW Surabaya Dorong Pelaku UMKM Perhatikan Karakteristik Medsos
- 20 Agt 2026 18:55 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dosen Akutansi Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya, Dr. Riski Aprillia Nita, menilai para pelaku UMKM di Surabaya dan sekitarnya masih perlu mendalami beberapa aspek penunjang pada keberlangsungan promosi produk di sosial media berdasarkan beberapa macam karakteristik pasar.
Hal tersebut diungkapkan Riski saat memberikan pemaparan pada acara Workshop Bisnis Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertajuk “Naik Kelas di Era Digital : Strategi Promosi dan Pengembangan Bisnis UMKM” di UHW Perbanas Kamis kemarin.
Dirinya menilai meski upaya promosi produk UMKM di era modern seperti saat ini dapat dilakukan di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook dan semacamnya, namun masing-masing platform tersebut memiliki karakteristik dan demografi market yang berbeda.
“Diantara banyaknya platform media sosial yang ada saat ini, belum banyak masyarakat atau pelaku UMKM yang mengerti bahwa masing-masing platform tersebut memiliki karakteristik demografi yang berbeda. Ini yang kami sampaikan ke mereka kalau hal tersebut menentukan pola promosi kedepan,” ucap Riski.
Ia menjelaskan berdasarkan riset dan analisis pasar yang telah ia lakukan, produk UMKM memiliki segmentasi umur 40 tahun ke atas, akan lebih efektif melakukan promosi produk ke platform Facebook, begitu juga dengan platform media sosial lainnya.
“Jika suatu UMKM misalnya jualan daster, pasti lebih efektif melakukan promosi di Facebook atau status WA. Begitu juga dengan produk UMKM lainnya, maka dari itu para pelaku UMKM harus melakukan riset dan analisis lebih lanjut sebelum memasarkan produknya di media sosial,” ungkapnya.
Sementara salah satu Pemilik UMKM di bidang properti, Alfia Idasah mengaku dalam upaya promosi usaha properti miliknya, dirinya menggunakan platform aplikasi marketplace khusus untuk persewaan kos kontrakan dan jual beli rumah agar lebih efektif.
“Kami mengikuti acara edukasi ini sudah beberapa kali, dan sejak itu saya langsung mempraktekan promosi melalui platform seperti mamikos, olx dan semacamnya. Memang sangat memberikan pengaruh besar pada proses pengembangan bisnis saya,” ujar Alfia.
Bagi pelaku UMKM, melakukan riset dan analisis segmen pasar berdasarkan jenis platform media sosial sangat mempengaruhi peluang usaha untuk dapat naik kelas. Pihak akademisi UHW juga mengajak masyarakat untuk ikut serta mengikuti workshop serupa kedepannya agar industri UMKM Surabaya dapat lebih maju dan berkembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....