Menteri LH Apresiasi Inovasi Lingkungan ITS

  • 28 Jul 2026 19:52 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Komitmen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendukung pembangunan berkelanjutan mendapat apresiasi Kementerian Lingkungan Hidup. Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat meninjau berbagai inovasi lingkungan di Gedung Rektorat ITS.

Salah satu inovasi yang dipamerkan ialah ITS COMPOStech, mesin pengolah sampah organik berkapasitas 50 kilogram per hari. Teknologi ini mengolah sampah cepat, minim bau, serta cocok digunakan pada lahan terbatas.

Jumhur menilai COMPOStech berpotensi mengatasi limbah organik di sektor pariwisata, perhotelan, dan industri makanan. "Dapur SPPG membutuhkan mesin yang mampu mengolah limbah padat dan cair secara cepat," ujarnya, Selasa, 28 Juli 2026.

Menteri juga meninjau ITS Mobile Water Treatment yang memanfaatkan teknologi elektrokoagulasi menghasilkan air bersih. "Teknologi ini efektif diterapkan di daerah bencana maupun wilayah terpencil," kata Jumhur.

Menurut Jumhur, kombinasi komposter dan pengolahan air mampu menyelesaikan limbah organik secara terpadu. "Sistem ini berpotensi mendukung industri makanan, pariwisata, dan perhotelan," ucapnya.

ITS turut menampilkan inovasi superworm dan Siklusin yang mendukung ekonomi sirkular. Superworm membantu menguraikan styrofoam, sedangkan Siklusin memantau transaksi sampah secara real time.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menegaskan komitmen kampus mendukung pembangunan berkelanjutan. "ITS memiliki peta jalan Net Zero Emission 2026-2030 dan mengapresiasi dukungan KLH RI," ujarnya.

Bambang memastikan ITS siap menindaklanjuti arahan Menteri terkait implementasi COMPOStech dan Mobile Water Treatment. "Kami siap menggandeng industri untuk memproduksi mesin komposter secara massal," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Jumhur juga mencoba mobil otonom modular karya tim robotika ITS. Ia mengapresiasi inovasi tersebut sebagai solusi teknologi mendukung pembangunan berkelanjutan.

Berbagai inovasi ITS terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Upaya ini mendukung SDGs, terutama tujuan air bersih, inovasi industri, serta konsumsi dan produksi berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....