TEP ITS Hadirkan Solusi Teknologi untuk Papua Barat

  • 14 Sep 2026 21:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan solusi teknologi bagi masyarakat Papua Barat. Laporan kemajuan program disampaikan kepada Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di Manokwari Selatan, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, TEP ITS melaporkan tiga program unggulan di Manokwari Selatan. Program tersebut mencakup digitalisasi layanan publik, energi baru terbarukan, serta transformasi pendidikan berbasis STEM.

TEP 05 ITS mengembangkan digitalisasi layanan administrasi kependudukan di Distrik Ransiki untuk pengurusan KK dan akta kelahiran. Ketua TEP 05 ITS Yogantara Satya Dharmawan mengatakan, layanan tersebut memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan.

“Pengurusan dokumen yang tidak selalu selesai sehari membuat warga harus melakukan perjalanan lebih dari sekali,” ucap Yoga, Senin, 14 September 2026. Masyarakat Distrik Dataran Isim harus menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer menuju Ransiki.

Waktu tempuh perjalanan tersebut mencapai sekitar 2 jam 30 menit dalam kondisi tertentu. Melalui sistem berbasis web, masyarakat kini dapat mengajukan KK dan akta kelahiran melalui gawai masing-masing.

Warga kemudian cukup datang sekali ke Ransiki untuk mengambil dokumen yang telah selesai diproses. Program tersebut selanjutnya akan diperluas ke sektor pendidikan dan kesehatan melalui kerja sama dengan dinas terkait.

TEP 05 ITS juga menyiapkan Tim Kader Patriot serta pelatihan bagi masyarakat dan perangkat daerah. Sementara itu, TEP 08 ITS mengembangkan energi alternatif berbasis potensi lokal di Kampung Margorukun, Distrik Oransbari.

Tim tersebut mengolah kotoran ternak menjadi biogas menggunakan reaktor yang dikembangkan bersama masyarakat. Program ini menjawab kelangkaan minyak tanah dan tingginya harga gas elpiji di masyarakat.

Distrik Oransbari juga masih menghadapi potensi pemadaman listrik yang terjadi sewaktu-waktu. “Dengan penanganan tepat, kotoran ternak dapat dimanfaatkan menjadi biogas untuk memasak dan energi listrik,” ujar Arief.

Energi biogas dapat digunakan untuk memasak dan dikonversi menjadi listrik melalui generator stasioner. Sisa pengolahan berupa bioslurry juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi petani setempat.

Dari sektor pendidikan, TEP 03 ITS menjalankan program literasi, numerasi, STEM, dan perilaku hidup sehat. Program tersebut menyasar siswa-siswi di Distrik Momi Waren melalui pendampingan dan pelatihan.

TEP 03 ITS juga meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan Training of Trainers atau ToT. Tim turut merancang modul literasi, numerasi, dan STEM untuk mendukung proses pembelajaran.

Dalam kunjungan tersebut, TEP 03 ITS mendemonstrasikan modul literasi numerasi dan STEM kepada masyarakat. Modul STEM mengenalkan pembelajaran berbasis sains dan teknologi dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal.

Sebanyak 3.000 modul literasi numerasi dan STEM diserahkan secara simbolis dalam kunjungan tersebut. Perwakilan guru SMA Negeri 1 Momi Waren, Eva, mengapresiasi kontribusi TEP ITS terhadap pendidikan.

Guru SD dan SMP di Momi Waren juga menerima modul sekaligus pelatihan penggunaannya. Berbagai program tersebut mendapat apresiasi Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Iftitah menegaskan, program transmigrasi harus memberdayakan masyarakat Papua agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri. Manfaat program tersebut juga harus dirasakan masyarakat Papua secara keseluruhan, bukan hanya transmigran.

Menurut Iftitah, transmigrasi bukan sekadar memindahkan masyarakat, tetapi memastikan masyarakat menjadi berdaya. Ia juga mengapresiasi pembentukan Tim Kader Patriot sebagai penggerak keberlanjutan program setelah ekspedisi berakhir.

“Pembentukan TKP merupakan inisiatif sangat tepat, karena keberlanjutan program adalah yang paling penting,” kata Iftitah. TKP terdiri atas masyarakat dan perangkat daerah yang telah mendapatkan pembekalan sesuai kebutuhan wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....