RLD Latih Warga Surabaya Bikin Video Viral AI
- 05 Mei 2026 18:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Era produksi video pendek yang sebelumnya identik dengan biaya mahal dan proses panjang kini mulai bergeser. Rumah Literasi Digital (RLD) menggelar pelatihan bertajuk AI Short Content Creator di Hanaka Social Space, Surabaya, Selasa 5 Mei 2026, untuk membekali masyarakat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam pembuatan konten visual.
Puluhan peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan ini. Mereka diajak memahami penggunaan berbagai tools berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mampu mengotomatisasi proses produksi video, mulai dari konsep hingga editing, dalam waktu singkat.
Direktur RLD, Andika Ismawan, mengatakan pelatihan ini merupakan respons atas pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut masyarakat lebih adaptif, terutama dalam menyampaikan informasi secara visual. "Metode berbasis visual jauh lebih mudah dipahami publik. Melalui berbagai tools AI yang kami pelajari hari ini, pembuatan konten bukan lagi soal kerumitan, tapi efisiensi dan kreativitas," ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan praktisi AI filmmaker, Deni Adi Santoso, sebagai pemateri utama. Ia membagikan cara memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memangkas proses produksi video yang biasanya memakan waktu berhari-hari menjadi hanya hitungan menit, tanpa mengurangi kualitas visual.
Menurut Deni, teknologi AI membuka peluang besar bagi siapa saja untuk menjadi kreator konten tanpa harus memiliki peralatan mahal. Sementara itu, pemilik Hanaka Social Space, Prasetyo Hadi Susanto, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan seperti ini penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya di Surabaya.
"Sebagai tuan rumah, tentu bangga bisa menjadi bagian dari edukasi ini. Kami siap mendukung penuh setiap acara yang digelar kawan-kawan jurnalis, terutama yang berkaitan dengan literasi digital seperti yang dilakukan RLD," ucapnya.
Selain mendapatkan materi, peserta juga memperoleh dukungan dari jejaring bisnis, mulai dari souvenir hingga voucher layanan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kreator konten baru yang mampu bersaing di tingkat nasional meski dengan perangkat sederhana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....