Gubernur Khofifah Resmikan Enam Fasilitas Baru SMAN Taruna Nala

  • 22 Agt 2026 18:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan enam fasilitas baru dan hasil rehabilitasi di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Kota Malang. Peresmian ini untuk memperkuat pendidikan ketarunaan yang menekankan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan prestasi.

Enam fasilitas tersebut meliputi UKS Pulau Gili Labak, Rumah Belajar Gunung Semeru, Rumah Belajar Gunung Arjuno, dan Monumen Kapal Samudra Pratama. Selain itu, terdapat rehabilitasi Ruang Makan Masalembu dan Masjid At-Tarbiyah.

“Mudah-mudahan ruang belajar ini juga menjadi ruang interaksi yang bisa menguatkan harapan tercapainya cita-cita mereka, ruang tumbuh kembang mereka, pembangunan karakter mereka. Dan tentu integritas sebagai warga bangsa,” ujar Khofifah, dalam siaran pers, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Khofifah mengatakan fasilitas pendidikan harus mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, sekolah juga harus menjadi ruang pengembangan minat, bakat, dan potensi siswa.

“Diversifikasi profesi itu makin hari makin dibutuhkan. Sehingga yang hadir memimpin sektor-sektor tertentu itu memang mereka yang memiliki skill dan spesifikasi serta konsen dan memiliki passion di sektor yang memang membutuhkan spesifikasi itu,” katanya.

Khusus SMAN Taruna Nala, Khofifah mendorong penguatan pendidikan ketarunaan dan wawasan kemaritiman. Menurutnya, generasi muda perlu memahami karakter Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Pengenalan terhadap kesamuderaan dan kemaritiman itu sesuatu yang wajib dikenalkan. Indonesia adalah archipelago state, laut-laut di Indonesia bukan pemisah, laut di Indonesia adalah pemersatu karena Indonesia adalah negara kepulauan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah memberikan penghargaan kepada 10 siswa yang berprestasi di tingkat internasional. Ia juga memberikan beasiswa Rp1 juta dan sepatu sekolah kepada 30 murid dari keluarga afirmasi.

Khofifah berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh taruna dan taruni untuk terus berkembang. Ia menegaskan kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menghalangi anak-anak meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

“Prestasi adalah buah dari proses panjang. Saya berharap capaian yang telah diraih menjadi inspirasi bagi seluruh taruna dan taruni untuk terus berusaha, berdisiplin, dan memberikan yang terbaik bagi sekolah, Jawa Timur, dan Indonesia,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....