Unitomo Berangkatkan 154 Mahasiswa untuk Perkuat Daya Saing Wisata Trowulan

  • 12 Agt 2026 18:59 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya resmi menerjunkan sebanyak 154 mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Program pengabdian masyarakat yang berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 12 hingga 21 Agustus 2026 ini, mengusung tema “Pemberdayaan Desa Wisata melalui Penguatan Tata Kelola BUMDes, Digitalisasi Produk Lokal, Perlindungan HKI, dan Pengembangan Eco-Tourism Berkelanjutan”.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta KKN disebar secara merata di 14 RT yang mencakup dua wilayah pemukiman utama, yaitu Dusun Kedung Wulan dan Dusun Bejijong, guna mendampingi masyarakat secara langsung.

Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, menegaskan bahwa penerjunan ratusan mahasiswa ini merupakan wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah berbasis kemasyarakatan. Menurutnya, integrasi antara keilmuan akademis dan kebutuhan riil warga lokal dapat memicu pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif.

“Melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa hadir untuk memberikan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Bejijong. Kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mendorong Desa Bejijong agar semakin berdaya saing global,” ujar Prof. Siti Marwiyah saat meresmikan pembukaan kegiatan KKN di Mojokerto.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unitomo, Prof. Nur Sayidah, menyebut terdapat empat fokus program kerja strategis yang terstruktur sesuai dengan pemetaan potensi wilayah, diantaranya meliputi pengembangan tata kelola BUMDes, penguatan dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) produk lokal, digitalisasi UMKM melalui pembuatan e-katalog, serta pengelolaan dan pengurangan sampah menjadi produk bernilai ekonomis.

“Kami menetapkan empat fokus utama ini agar pendampingan kepada warga tepat sasaran, khususnya dalam menggerakkan perekonomian desa dan mempercepat akselerasi Desa Bejijong sebagai destinasi eco-tourism yang mandiri serta berkelanjutan,” ujar Prof. Nur Sayidah.

Sementara Pemerintah Desa Bejijong menyambut hangat sinergi strategis yang terjalin dengan akademisi Unitomo tersebut. Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna, optimistis bahwa kehadiran mahasiswa di Dusun Kedung Wulan dan Dusun Bejijong dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga setempat.

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran para mahasiswa Unitomo di wilayah kami, mengingat ini pertama kalinya desa kami didatangi ratusan mahasiswa untuk pengabdian pada masyarakat,” ungkap Pradana.

Harapannya, inisiasi program digitalisasi UMKM melalui e-katalag, pendampingan legalitas HKI hingga pengolahan sampah bernilai ekonomis mampu menegaskan posisi Desa Bejijong sebagai desa wisata sejarah yang kompetitif dan memiliki nilai lebih di kawasan Trowulan.

“Program digitalisasi produk UMKM lewat e-katalog, pendampingan legalitas HKI, hingga edukasi pengolahan sampah bernilai ekonomis ini sangat relevan untuk menunjang daya saing Bejijong sebagai desa wisata sejarah dan budaya di kawasan Trowulan,” pungkasnya yang juga alumni Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unitomo ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....