Kemendiktisaintek Gelar Workshop Arsiparis di Surabaya
- 07 Apr 2026 20:57 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menggelar workshop benchmarking tendik bidang arsiparis, di Surabaya, Selasa, 7 April 2026. Workshop menghadirkan tendik dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.
Program ini menjadi bagian penguatan kapasitas sumber daya pendidikan tinggi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, membuka acara tersebut.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan. “Tenaga kependidikan tidak hanya mengurus administrasi, tetapi menjadi lokomotif perbaikan sistem,” ujarnya.
“Di era digital, kita dituntut bekerja lebih cerdas dan meninggalkan cara lama,” katanya. Ia menyebut peran tendik sangat sentral meski sering tidak terlihat.
Tanpa profesionalisme tendik, pendidikan tinggi sulit berdaya saing. “Semoga workshop ini membangun jejaring kuat dan kolaborasi antar peserta,” katanya.
Wakil Rektor Sumber Daya Universitas Airlangga, Ardianto, turut hadir. Ia menyoroti pentingnya peran arsiparis di era informasi.
“Institusi bergantung pada data akurat, sehingga peran arsiparis sangat strategis,” ucapnya. Ia menegaskan kearsipan bukan sekadar urusan administratif.
Selama lima hari, peserta diharapkan melakukan benchmarking dan peningkatan kapasitas. “Wawasan baru diharapkan menjadi best practice di institusi masing-masing,” ujarnya.
Direktur SDM UNAIR, Radian Salman, menyebut program ini kolaborasi strategis. Kemendiktisaintek menggandeng UNAIR untuk bidang arsiparis.
“Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalitas arsiparis,” katanya. Ia menilai tata kelola arsip UNAIR menjadi pertimbangan kolaborasi.
“Targetnya peningkatan kapasitas, sharing knowledge, dan solusi kearsipan," ucapnya. “Peserta diharapkan menjadi pionir inovasi tata kelola arsip digital."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....