ITS dan BPBD Jatim Kembangkan RRekon VR Pascabencana
- 25 Feb 2026 16:29 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan BPBD Jawa Timur mengembangkan aplikasi RRekon VR. Aplikasi ini untuk edukasi rekonstruksi pascabencana dan diuji coba di SMPN 32 Surabaya, Rabu, 25 Februari 2026.
Ketua Tim Peneliti RRekon VR ITS, Okta Putra Setio Ardianto mengatakan inovasi ini menjawab kebutuhan edukasi BPBD Jatim. “Keterlibatan berbagai indra diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat secara lebih mendalam,” ujarnya.
Teknologi virtual reality dinilai efektif karena melibatkan unsur audio visual dan gerak pengguna. Pendekatan ini membantu pengguna memahami proses rekonstruksi pascabencana secara lebih nyata.
Okta menjelaskan pengguna VR akan disimulasikan sebagai petugas BPBD dalam rekonstruksi bencana. “RRekon VR membantu menentukan urutan prioritas sektor rekonstruksi,” kata dosen Departemen Desain Interior ITS tersebut.
Ia menambahkan rekonstruksi pascabencana membutuhkan biaya besar dan perencanaan matang. Edukasi prioritas sektor diperlukan agar pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Okta menjelaskan aplikasi ini memiliki mode observasi dan mode maket. “Mode observasi memungkinkan pengguna mengamati kondisi lokasi bencana secara langsung,” katanya.
Mode maket memperlihatkan gambaran menyeluruh wilayah terdampak bencana. Fitur ini membantu pengguna memahami kondisi kawasan secara komprehensif.
Okta berharap kolaborasi ITS dengan BPBD Jatim memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Uji coba siswa membantu penyempurnaan sebelum rilis di Tenpina BPBD Jawa Timur,” ujarnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Timur Dhany Aribowo mendukung pengembangan aplikasi tersebut. “Edukasi rekonstruksi pascabencana masih jarang dikembangkan,” ucapnya.
Menurut Dhany, edukasi kebencanaan selama ini fokus pada pencegahan dan evakuasi. Tahap rehabilitasi dan rekonstruksi masih kurang mendapat perhatian masyarakat.
Dhany menegaskan relawan tidak hanya bertugas saat tanggap darurat bencana. “Relawan juga berperan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi hingga daerah pulih,” ujarya.
Ia berharap aplikasi ini bermanfaat bagi pengunjung dan petugas BPBD Jawa Timur. “Simulasi VR membantu petugas mengidentifikasi kerusakan dan menentukan prioritas,” katanya.
Kepala SMPN 32 Surabaya Moh Bisri menyambut baik kegiatan uji coba aplikasi VR. “Penggunaan teknologi pembelajaran meningkatkan literasi siswa,” katanya.
Menurut Bisri, teknologi sangat relevan dengan kehidupan siswa saat ini. “Kami berharap kegiatan inovasi seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....