Rektor: ITS Keluar dari Research Integrity Risk Index

  • 03 Feb 2026 20:58 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Rektor ITS Prof Bambang Pramujati memastikan ITS tidak lagi masuk daftar Research Integrity Risk Index. Bambang Pramujati, Selasa, 3 Februari 2026, menyebut tahun ini kampus ITS sudah tidak masuk lagi dalam daftar tersebut dan beberapa kampus negeri lainnya.

Beberapa perguruan tinggi negeri lain juga mengalami perbaikan serupa. Bambang menegaskan ITS kini menitikberatkan kualitas riset, bukan sekadar kuantitas publikasi.

Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga integritas ilmiah kampus. “Tahun ini ITS sudah tidak masuk Research Integrity Risk,” kata Bambang Pramujati.

Ia menilai kampus-kampus zona merah mulai bergeser ke arah lebih baik. “Riset kampus yang dulu bermasalah kini semakin terarah dan membaik,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan sistem penelitian membuat proses riset berjalan lebih lancar. "Semoga akan menjadi riset yang bagus, sistem penelitian yang bagus, dan semua bisa berjalan sangat lancar, dan bisa semakin baik," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah menyebut 13 kampus masuk daftar integritas ilmiah yang dipertanyakan. Pernyataan itu disampaikan Wamendiktisaintek Stella Christie pada Agustus 2025.

Sejumlah universitas besar nasional tercantum dalam daftar tersebut, termasuk ITS. ITS kini memastikan posisinya telah membaik dan keluar dari daftar risiko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....