PPIH Debarkasi Surabaya Imbau Jemaah Tidak Bawa Air Zamzam di Koper
- 02 Jun 2026 10:15 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mengimbau seluruh jemaah haji yang akan kembali ke Tanah Air agar tidak membawa air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin pesawat. Sebab, air zamzam yang ditemukan dalam barang bawaan berisiko disita dan dapat menghambat proses pemeriksaan bagasi di bandara.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam mengatakan kebutuhan air zamzam bagi jemaah haji telah dipenuhi melalui distribusi resmi yang disiapkan pemerintah. Karena itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam secara mandiri dari Arab Saudi.
"Kami mengimbau seluruh jemaah untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper. Selain melanggar ketentuan penerbangan, keberadaan air zamzam dalam bagasi dapat menyebabkan koper harus dibongkar untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata As'adul Anam.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan distribusi air zamzam bagi seluruh jemaah dan petugas haji yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya. Jumlah air zamzam yang dikirim telah disesuaikan dengan kuota jemaah dan petugas haji Embarkasi Surabaya sebanyak 44.080 orang yang berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Asadul menjelaskan, setiap jemaah akan memperoleh jatah air zamzam melalui mekanisme distribusi yang telah ditetapkan setelah tiba di daerah masing-masing. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi jemaah untuk membawa air zamzam tambahan dalam koper.
Selain berisiko disita, air zamzam yang disimpan dalam koper juga dapat menyebabkan barang bawaan tertahan saat proses pemeriksaan keamanan di bandara Arab Saudi. Kondisi tersebut berpotensi menghambat proses pemuatan bagasi dan keberangkatan penerbangan.
PPIH Debarkasi Surabaya berharap seluruh jemaah mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran proses kepulangan ke Tanah Air. Jemaah juga diminta memastikan barang bawaan tidak mengandung cairan maupun barang-barang yang dilarang dalam penerbangan internasional.
"Kami berharap seluruh jemaah mengikuti aturan yang telah ditetapkan sehingga proses kepulangan berjalan lancar, aman, dan nyaman hingga tiba di daerah masing-masing," ujar Asadul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....