Khofifah Apresiasi Penggunaan Alat Fast Track, untuk Percepat Proses Imigrasi

  • 02 Jun 2026 10:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi layanan publik yang dilakukan oleh Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Yang menghadirkan alat Imigration Seamless Process Corridor Gate pada saat kedatangan jemaah haji di tanah air.

Dimana setibanya di Asrama Haji Surabaya, para jemaah haji terlebih dahulu melakukan Imigration Seamless Process Corridor Gate dari Imigrasi. Yang dilanjutkan cek suhu tubuh (thermal scaner) dari Kementrian Kesehatan.

Sebelumnya, penggunaan alat fast track juga telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta. Yang diperuntukkan bagi para jemaah haji yang akan melaksanakan keberangkatan.

"Teknologi ini memudahkan jemaah haji yang hanya melewati dan terdeteksi oleh sensor Iris (mata) sehingga tanpa mengeluarkan paspor dan pemeriksaan dilakukan sangat cepat serta berdasarkan azas prudent atau kehati hatian," jelasnya, Senin 1 Juni 2026.

Gubernur Khofifah yang juga sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya mengungkap bahwa alat ini merupakan bentuk teknologi pemeriksaan perbatasan biometrik mutakhir. Yang memungkinkan penumpang melewati pemeriksaan imigrasi tanpa harus berhenti.

Menurutnya, digital ekosistem inilah yang memudahkan para jemaah haji yang tidak perlu mengantri melakukan pemeriksaan yang hanya melihat iris saja tanpa harus di cap paspornya.

"Kita berterima kasih atas seluruh inovasi layanan publik yang dilakukan memberikan kemudahan dan percepatan kepada seluruh jemaah haji yang tiba di tanah air," imbuhnya.

Di sisi lain Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Prov. Jatim M. As'adul Anam mengapresiasi layanan fast track yang disediakan seamles corridor milik imigrasi. Yang mempercepat seluruh proses verifikasi kepulangan dari para jemaah haji yang tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak imigrasi atas seluruh layanan percepatan kepada para jemaah haji melalui alat seamles coridor. Kita bersyukur Alat ini hanya ada dua untuk kepulangan Jemaah Haji yang pertama di Bandara Soekarno Hatta Jakarta dan Bandara Internasional Juanda Surabaya," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....